60+ Ucapan Maaf Menjelang Ramadhan dan Lebaran

Spread the love

Tak lama lagi bulan suci yang selalu dirindukan oleh umat Islam tiba.

Bulan ramadhan, bulan yang selalu dinantikan kedatangannya dan diharapkan keberkahannya.

Sebelum menyambut bulan penuh kenikmatan ini, alangkah baiknya kita semua mempersiapkan diri dengan mensucikan hati dari segala macam kedengkian.

Salah satunya mengucapkan ucapan maaf menjelang ramadhan kepada sesama.

Hal tersebut merupakan aktivitas yang sering dilakukan oleh umat Islam untuk menyambut datangnya ramadhan.

Saling meminta maaf dan memaafkan membuat hati kita lebih tenang dan siap untuk menjalankan ibadah di bulan puasa.

Bagi kamu yang ingin mengucapkan kata maaf tetapi belum menemukan kalimat yang pas, mari cari kalimat yang pas untuk meminta maaf di bawah ini.

Ucapan Maaf Kepada Orang Tua

Ucapan-Maaf-Kepada-Orang-Tua

“Wangi ramadhan sudah mulai tercium oleh panca indera. Namun, raga ini belum bisa menyapa ayah dan ibu di sana. Sebelum ramadhan hadir diantara kita, ananda ingin meminta kebesaran hati ayah dan ibu untuk memaafkan ananda. Mohon maaf lahir dan batin ayah ibu, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesempatan untuk kita beribadah di bulan yang penuh berkah.”

“Tak terasa bulan penuh kemuliaan kembali hadir dengan suka cita. Membawa nikmat dan berjuta kesempatan untuk mendapat pahala. Tiada kata selain maaf yang bisa saya ungkapkan kepada bapak dan ibu di rumah. Saya berharap dapat berjumpa dan beribadah bersama di bulan ramadhan. Salam sayang dari anakmu di perantauan, selamat menunaikan ibadah puasa.”

“Marhaban ya ramadhan, sebelumnya saya minta maaf kepada ayah dan ibu atas semua kesalahan saya yang tidak disengaja maupun tidak. Marilah kita bersama-sama mendekatkan diri kepada Ilahi di bulan penuh keampunan ini. Marilah kita bersama-sama memerangi hawa nafsu untuk meraih kemenangan di hari raya yang telah menanti di ujung ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin ayah dan ibu.”

“Assalamualaikum Bapak Ibu. Esok hari kita sudah memasuki bulan ramadhan, mulai berpuasa dan beribadah kepada Tuhan serta mengharap pula keberkahan datang. Bapak ibu, sebelum bulan berganti ramadha, saya meminta maaf sebesar-besarnya atas segala kekhilafan dan kesalahan. Maafkan selama ini telah menyakiti hati bapak dan ibu. Marhaban ya Ramadhan.”

Ucapan Maaf yang Lucu Menjelang Bulan Puasa

Ucapan-Maaf-yang-Lucu-Menjelang-Bulan-Puasa

“Dari masa ke masa zaman semakin edan, tapi hal yang tidak boleh dilupakan adalah ibadah di bulan ramadhan. Mendekatkan diri kepada Allah harus jadi yang terdepan, maka dari itu ibadahnya harus habis-habisan. Karena belum tentu tahun depan bisa menyambut dan merasakan. Marhaban ya Ramadhan, mohon maaf lahir batin dari saya yang belum edan.”

“Sini-sini join bareng kita di “Ramadhan Sale” karena 100% tidak akan merugikan. Ada apa di Ramadhan Sale? Ada diskon penghapus dosa besar-besaran hingga 100% untuk segala macam jenis dosa. Caranya bagaimana? Gampang, cukup dengan meningkatkan ibadah wajib dan sunnah, perbanyak dzikir, istighfar dan jangan lupa zakat fitrah.

Sebelum ikut ramadhan sale, yuk bersihkan hati sucikan diri dengan mengucapkan maaf kepada sesama. Marhaban ya Ramadhan, ku mohonkan maaf kepadamu dengan penuh cinta.”

“Hidup yang kita jalani hanya sekali dan sebentar saja. Sekali-kali khilaf, sebenar-bentar marah, sekali-kali ketawa, sebentar-bentar dompet kosong, sekali-kali senangnya tiada tara, eh sebentar lagi bulan puasa. Tapi nggak boleh cuma sekali minta maafnya, mohon maaf lahir dan batin ya. Semoga lancar ibadahnya, selancar pesawat jet yang mengudara.”

Ucapan Maaf Paling Puitis yang Menyentuh Hati

Ucapan-Maaf-Paling-Puitis-yang-Menyentuh-Hati

“Selembut kapas yang terjun di pagi hari.
Tangan menengadah berdoa sepenuh hati.
Sebentar lagi bulan kan berganti.
Mari menyambut gembira bulan yang suci.

Tiada nikmat kecuali dari sang Ilahi.
Nikmat indah tak pernah berhenti.
Bolehkah kami memohon diri.
Meminta maaf setulus hati.”

“Jika aku pernah mengukir luka dihatimu, pernah membuatmu meneteskan air mata atau mungkin pernah berkata yang tidak pantas. Dari lubuk hatiku yang paling dalam, aku meminta maaf sebesar-besarnya. Bulan kesucian sebentar lagi datang, marilah kita saling menggenggam untuk menyambutnya dengan hati yang lapang. Marhaban ya Ramadhan.”

“Bulan penuh kemuliaan kini telah berada di depan pintu, ia hendak mengetuk pintu untuk bertamu 30 hari lamanya. Namun, sebelum ia mengetuknya aku ingin tidak ada dusta di antara kita. Aku ingin menyiapkan dan menata hati untuk mendekatkan diri kepada sang Ilahi. Bolehkah aku meminta, bukalah pintu maafmu untukku dan menyambut ramadhan tanpa kebencian?”

“Sudah saatnya bagi kita semua untuk membersihkan jiwa yang berjelaga. Saatnya kita semua mendekatkan diri kepada sang Pencipta alam semesta dengan mensyukuri segala tentang kemurahan-Nya. Kini adalah saat yang tepat untuk kita merenungi seluruh kekhilafan dengan menahan nafsu, beramal shalih dan dengan keikhlasan hati serta jiwa.

Marilah kita bersama-sama menyiapkan hati, jiwa dan raga untuk menjemput keagungan malam mulia yang lebih baik dari seribu malam yakni Lailatul Qadar. Marilah kita berlomba-lomba untuk mendapatkan kesitimewaannya dengan melakukan ibadah dengan ketulusan hati yang luar biasa. Dengan segenap keikhlasan hati, marilah kita sambut bulan penuh berkah dengan saling memaafkan.

Jika khilafku melukai hatimu, lisanku melukai batinmu hanya ucapan maaf yang bisa ku haturkan padamu. Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci dan raihlah kemenangan di penghujungnya, Marhaban ya Ramadhan.”

Ucapan Maaf Santai yang Cocok untuk Sahabat atau Teman

Ucapan-Maaf-Santai-yang-Cocok-untuk-Sahabat-atau-Teman

“Sebentar lagi tibalah bulan ramadhan, aku kirimkan pesan ini karena tak bisa berjabat tangan. Aku ingin memohon maaf atas segala kekhilafan yang mungkin saja telah aku lupakan. Dengan segenap keberanian marilah kita sambut bulan penuh keberkahan dengan hati tenang tanpa dendam. Wahai teman, Marhaban ya Ramadhan.”

“Bertahun-tahun sudah kita berteman, bahkan kini banyak yang menyebut kita sahabat. Meskipun begitu aku tidak bisa memungkiri bahwa kesalahanku terlalu banyak. Di kesempatan ini, aku ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan yang mungkin saja membuatmu marah.

Aku ingin kita saling menyemangati satu sama lain di bulan ramadhan nanti. Aku ingin kita berloba-lomba beribadah untuk menjemput pahala yang berlimpah. Selamat menunaikan ibadah puasa sahabat, semoga ibadah kita selalu dilancarkan oleh Allah SWT.”

“Hampir sebelas bulan aku tidak pernah meminta maaf kepadamu, karena aku gengsi untuk mengucapkannya. Tetapi di momen menjelang ramadhan ini aku harus memberanikan diri dan mengesampingkan gengsiku, Temanku yang baik hati dan tidak pernah marah sama sekali, aku minta maaf ya jika aku memiliki kesalahan yang menyakitimu.

Meskipun kamu tahu aku melakukannya bukan karena aku membencimu, itu semua karena kekhilafanku. Selamat menunaikan ibadah puasa temanku, semoga puasanya lancar tanpa ada halangan. Semoga kita mendapatkan keistimewaan di malam Lailatul Qadar nanti. Marhaban ya Ramadhan.”

“Salam sayang kepada teman-temanku yang seiman. Malam ini bulan syaban akan digantikan oleh bulan Ramadhan. Dikesempatan ini aku ingin mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya karena selama setahun penuh mungkin sudah merepotkan kalian. Selain itu, aku ingin mendoakan kalian agar selalu senantiasa diberi kesehatan oleh Allah agar ibadah kalian tidak terhalang. Selamat Ramadhan teman.”

Ucapan Maaf Menjelang Ramadhan dengan Pantun

Ucapan-Maaf-dengan-Pantun

“Jalan raya ada di Semarang
Buah duku belinya di Medan
Bulan suci segera datang
Bila salah mohon dimaafkan
Marhaban ya Ramadhan”

“Beli mentimun di seberang jalan
Pulangnya bawa sebungkus kuaci
Sebentar lagi datang Ramadhan
Maafkan kami dengan hati yang suci”

“Rebung bambu dari bawah jembatan
Dimasak kuah lalu di makan
Berhubung bulan depan sudah Ramadhan
Mohon Maaf atas segala kekhilafan”

“Darah biru darahnya bangsawan
Darah muda milik kang Kijan
Mari menunggu bulan Ramadhan
Dengan saling memaafkan”

“Naik pesawat di hari Selasa
Rabunya pulang naik kuda
Sehari lagi bulan puasa
Maafkan aku bila ada salah kata”

“Jeruk nipis dijual di pasar kamis
Beli rendang di warung sama bu Bidan
Aku tak bisa buat kata-kata manis
Hanya bisa ucapkan maaf sebelum ramadhan”

“Makan lontong di warung ibu Diyah
Tak lupa beli minum es degan
Ramadhan datang dengan penuh berkah
Marilah kita saling memaafkan”

“Naik tosa buat beli pulsa
Tak terasa esok sudah puasa
Ada kuda lompat di jendela
Marilah kita memperbanyak pahala

Buah duku banyak dimakan jerapah
Maafin aku ini yang banyak salah
Dandan ke salon buat jalan-jalan
Ku ucapkan Marhaban ya Ramadhan”

Kata Maaf Penuh Cinta Menjelang Ramadhan

Kata-Maaf-Penuh-Cinta-Menjelang-Ramadhan

“Bulan Ramadhan ternyata sudah di depan mata, tanda bahwa sebentar lagi kita kan berjumpa. Ingin rasanya ku percepat cuti kerja, agar segera bertemu dengan orang yang ku cinta. Beribadah bersama sudah terbayang dalam pikiran, shalat berjamaah hingga berbuka dengan es degan. Wahai kekasihku yang ku cinta, mohon maaf bila aku selalu khilaf dan salah kata. Mari sambut ramadhan penuh suka cita.”

“Bulan syaban kan digantikan oleh ramadhan. Ku kirimkan pesan ini untuk mengganti jabat tangan, untuk meminta maaf atas segala kekhilafan maupun kesalahan. Ku doakan semoga kita dapat beribadah dengan tenang, tanpa ada rasa kebencian. Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan yang penuh kerberkahan.”

“Jika hati telah suci bagaikan awan, jangan pernah biarkan ia diselimuti mendung. Jika hati sudah berhias indah bagaikan bulan, sempurnakan ia dengan indahnya senyuman. Dan semoga tetaplah demikian hingga seterusnya walau ramadhan telah berlalu. Selamat menyambut bulan puasa, bulan penuh cinta dan kemuliaan. Dari hati yang terdalam mohon maaf atas segala hal yang mungkin menyakitkan.”

“Kerinduan pada bulan penuh kemuliaan akan segera terobati, sebab esok bulan akan berganti dari Syaban menjadi Ramadhan. Mungkin lisan pernah melukai hati, bahkan perilaku yang tidak pantas membuatmu tersakiti.

Dengan terkirimnya pesan ini, aku meminta maaf yang sebesar-besarnya dan aku ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Salam hangat penuh cinta untukmu yang bersemangat untuk menyambut bulan puasa.”

“Sebelum cahaya dari Sang Ilahi padam dan tak menerangi bumi lagi, sebelum langit akan diruntuhkan dan menimpa bumi, sebelum pintu taubat akan ditutup dan tidak pernah dibuka kembali, sebelum malaikat datang untuk menjemput, dan sebelum ramadhan datang.

Aku ucapkan permohonan maafku dari hati yang paling tulus. Maafkan segala kesalahan yang pernah dilakukan baik sengaja maupun tidak disengaja. Maafkan segala perkataan yang mungkin saja menyakiti, Marhaban ya Ramadhan dan selamat menunaikan ibadah puasa.”

Kata-kata Puitis dan Maaf Menyambut Ramadhan

Kata-kata-Puitis-dan-Maaf-Menyambut-Ramadhan

“Sebelum langit biru di atas awan mulai jatuh dan nyala api membesar membakar rahang serta nyawa. Izinkan aku tertatih meniti untuk mengungkapkan tanya. Bolehkah aku meminta, hapuskan seluruh bekas tinta yang ku torehkan dalam hatimu? Agar aku mampu menyambut ramadhan tanpa pilu di hatiku.”

“Satu kata yang terucap terkadang dapat menciptakan kekhilafan. Satu perbuatan mungkin saja dapat menjadi ribuan kesalahan. Satu kesalahan mungkin pula tidak akan pernah terampuni.

Menuju bulan yang penuh dengan berkah dan hikmah ini, marilah kita berjuang untuk membersihkan hati dan mensucikan diri dari penyakit hati. Dengan memohon ampunan kepada sang pencipta dan maha mengampuni. Marhaban ya Ramadhan, semoga kita semua mendapatkan ampunan.”

“Seiring berjalanya waktu, tak terasa bulan itu hadir kembali. Mengingatkan indahnya suasana yang masih tersisa. Waktu sahur menjadi awal untuk berjuang di hari-hari, menunggu adzan maghrib dengan keikhlasan hati. Banyak orang yang berjalan kaki menuju masjid, untuk melaksanakan sholat tarawih sesudah isya;.

Jika ada luka dihati karena perlakuan ini, jika ada batin yang teriris karena kekhilafan ini. Hanya kata maaf yang dapat terucap dari lisan yang digerakan oleh hati. Dengan setulus hati, ku memohon bukalah pintu maaf untukku yang sering khilaf. Selamat Ramadhan.”

“Bukan, aku bukanlah pujangga yang mampu merangkai kata hingga jadi indah dan dapat menghipnotis jiwa. Aku hanya mampu menuliskan kata sederhana yang bahkan susunannya tak mengenakkan mata. Satu paragraf penuh dengan kata maaf, karena aku tahu aku selalu khilaf. Ramadhan sudah tercium, kedatangannya sudah terasa. Marilah saling menggenggam untuk mencapai kemenangan.”

Ucapan Maaf Menjelang Bulan Puasa 2020

Ucapan-Maaf-Menjelang-Bulan-Puasa-2020

“Andai jari-jemari tidak bisa saling berjabat tangan, bahkan raga tidak bisa bersua. Bila kata-kata dapat menjadikan luka, semoga maafmu masih ada untukku yang meminta. Selamat menunaikan ibadah puasa tahun 1441 H, semoga hati tetap suci dan tidak menyisakan kebencian. Marhaban ya Ramadhan, marilah berjuang untuk meraih kemenangan.”

“Tak hanya hamba-Mu yang menunggu kedatangan bulan istimewa. Bahkan matahari selalu berdzikir untuk mengisi kerinduannya, angin ikut bertasbih untuk meredam rasa rindunya, pepohonan memuji keagungan-Mu agar dipertemukan dengan Ramadhan. Semua ciptaan-Mu ingin sekali kembali merasakan dan menyambut datangnya malam seribu bulan.

Dan aku tahu, kamu juga menantikan indahnya bulan penuh keberkahan. Maka dengan segenap keikhlasan hati, aku ingin meminta pada Allah SWT agar kamu selalu diberi kesehatan agar bisa menikmati Ramadhan. Selain itu aku juga memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah aku perbuat.”

“Selamat datang kami ucapkan kepada seluruh penumpang pesawat “Ramadhan Air”. Pesawat muslim dengan nomor penerbangan 1441 H/2020, dengan tujuan Hari Raya Idul Fitri. Berdasarkan aturan dan perintah yang telah tercantum dalam Al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad SAW, kami beritahukan kepada seluruh penumpang informasi penting yakni, kita akan terbang dalam waktu 30 hari.

Selama 30 hari penuh kita akan berada di permukaan haus dan lapar. Kenakanlah sabuk pengaman berupa shaum, jangan lupa untuk menutup segala macam jendela dosa dan bukalah selebar-lebarnya pintu-pintu amal serta berlomba-lombalah untuk mendapatkannya. Sebelum perjalanan kami mengucapkan mohon maaf lahir dan batin, Marhaban ya Ramadhan dan selamat menikmati.”

Ramadhan memang sudah di depan mata, jangan lupa untuk mengucapkan maaf kepada sesama.

Kamu bisa menggunakan ucapan maaf menjelang ramadhan yang telah tertulis di atas.

Kamu juga bisa menambahkan ucapan maaf terbaik milikmu di kolom komentar.

Baca juga yuk ceramah puasa dan kultum ramadhan berikut ini.

Tinggalkan komentar