Tips Keuangan Anak Muda Agar Punya Simpanan Masa Depan

Hati-hati kalau merasa uangmu cepat habis padahal kebutuhan penting belum terpenuhi. Berarti, kamu belum paham bagaimana cara mengatur uang dengan bijak sehingga membutuhkan tips keuangan anak muda untuk mengontrol pengeluaran.

Mengatur keuangan sejak muda sangatlah penting untuk melatih diri agar menggunakan uang seperlunya dan membiasakan diri agar menabung. Terlebih, semakin bertambahnya umur jumlah kebutuhan akan semakin banyak. 

11 Tips Mengatur Keuangan Bagi Para Anak Muda

Kesadaran akan pentingnya mengelola keuangan sejak muda perlu kamu miliki. Dijamin akan banyak manfaat yang bisa kamu dapat. Berikut 11 tips keuangan anak muda yang mudah untuk diterapkan sehingga pengeluaranmu terkendali:

1.     Susun Budget Harian, Mingguan dan Bulanan

Susun Budget Harian, Mingguan dan Bulanan

Menyusun budget wajib dilakukan untuk mempermudahmu dalam mengatur aliran uang. Ada 3 jenis sebaiknya kamu buat, pertama adalah budget harian untuk mengontrol pengeluaran dalam 1 hari dan budget mingguan untuk mengontrol pengeluaran dalam 7 hari.

Jenis ketiga adalah budget bulanan untuk mengontrol aliran uang dalam 30 hari. Tidak perlu memikirkan format yang rumit, kamu hanya perlu mencatat jumlah penghasilan dan pembagian untuk tiap kebutuhan.

Misalnya, kamu menjatah Rp50.000 untuk satu hari. Berarti tinggal dipecahkan ke beberapa kebutuhan seperti Rp30.000 untuk makan, Rp5.000 untuk ditabung, Rp12.000 untuk bensin dan Rp3.000 untuk uang darurat.

Begitu juga dengan budget mingguan dan bulanan. Kamu harus memecah jumlah uang untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam kurun waktu tersebut.

Kunci utama dalam menyusun budget adalah harus mengetahui skala prioritas. Utamakan kebutuhan yang sifatnya penting kemudian diikuti oleh kebutuhan lain yang bisa dikesampingkan.  

2.     Catat Semua Pengeluaran Sekecil Apapun

Catat Semua Pengeluaran Sekecil Apapun

Mencatat pengeluaran merupakan tips keuangan anak muda yang sangat berguna namun sering disepelekan. Sekecil apapun jumlah uang yang dipakai, tetap harus kamu tulis dalam buku pengeluaran.

Sebab, informasi tersebut akan membantumu mengetahui ke mana saja uang digunakan. Manfaat lain adalah mempermudah dalam menentukan kebutuhan apa saja yang ternyata tidak terlalu penting.

Dengan begitu, kamu bisa mengalokasikan uang untuk hal lain yang lebih dibutuhkan. Catatan pengeluaran boleh digabung dengan rincian budget dalam satu buku. Nantinya, gunakanlah buku tersebut saat melakukan evaluasi keuanganmu setiap akhir bulan.

3.     Belanjalah Secukupnya Saja

Belanjalah Secukupnya Saja

Godaan untuk belanja memang bisa datang dari mana saja. Terlebih banyak sekali promo-promo menggiurkan yang ditawarkan hampir setiap menit oleh marketplace Indonesia. Kamu jangan mudah terbujuk, ya!

Tetap gunakan akal sehat ketika mendapatkan notifikasi diskon besar-besaran. Kalau memenuhi ‘mata yang lapar’ maka pengeluaranmu bakal membengkak. Parahnya lagi, kalau barang yang kamu beli sama sekali tidak sedang dibutuhkan.

Belajarlah untuk belanja seperlunya saja. Hindari mengaktifkan notifikasi dari marketplace baik melalui email maupun fitur lain di handphone. Sebaiknya, bukalah aplikasi marketplace hanya ketika ada barang yang akan dibeli.

Saat akan belanja ke toko offline, wajib membuat daftar belanjaan sehingga kamu sudah tahu apa saja item yang memang dibutuhkan. Hal itu bisa mengurangi perilaku konsumtif yang berujung pada pemborosan uang.

4.     Selalu Sisihkan Uang untuk Ditabung

Selalu Sisihkan Uang untuk Ditabung

Selanjutnya, tips keuangan anak muda adalah selalu alokasikan uang untuk ditabung. Tidak perlu banyak-banyak, cukup 3% sampai 5% saja dari uang yang kamu miliki. Persentasenya tentu boleh kamu lebihkan kalau memang sanggup.

Usahakan untuk selalu rutin menabung, ya. Sebaiknya gunakan pola tertentu agar membantumu teratur dalam menyisihkan uang. Misalnya, menabung sehari sekali, seminggu sekali, sebulan sekali atau setiap 3 hari sekali.

Kamu juga bisa menerapkan pola semakin bertambah tanggal maka jumlah uang yang ditabung semakin berkurang. Contohnya, kamu menabung Rp30.000 pada tanggal 1 kemudian selalu berkurang Rp1.000 semakin bertambahnya tanggal hingga tersisa Rp1000 pada tanggal 30.

Agar semakin bersemangat, tetapkan tujuan menabung. Apakah untuk membeli sepatu impian, berlibur, membeli laptop baru atau kebutuhan di masa mendatang. 

5.     Jangan Gengsi Memanfaatkan Diskon dan Promo

Jangan Gengsi Memanfaatkan Diskon dan Promo

Agar uangmu aman dan sisa banyak, jangan gengsi untuk rajin mencari diskon dan promo. Dengan adanya potongan biaya atau layanan gratis, maka uangmu bisa dipakai untuk kebutuhan lain.

Sebagai contoh, kamu mau liburan dan berhasil mendapatkan diskon tiket kereta dan penginapan murah. Maka, lebihan uang dari budget liburan bisa kamu gunakan untuk ditabung, dana darurat maupun kebutuhan makan.

Tidak perlu galau kalau kamu dijuluki ‘si pemburu promo dan diskon’. Toh, sama sekali tidak buruk dan bisa membuat kondisi keuanganmu lebih sehat. Terlebih, kalau kamu memang maniak belanja atau berpetualang ke berbagai tempat. 

6.     Kurangi Jajan Makanan yang Mahal

Kurangi Jajan Makanan yang Mahal

Tips keuangan anak muda untuk mencegah pemborosan yaitu dengan mengurangi jajan berbagai kuliner yang mahal. Zaman sekarang banyak sekali jenis makanan dan minuman kekinian yang harganya cukup menguras kantong.

Bisa-bisa, kamu bakal mengeluarkan uang lebih dari Rp100.000 hanya untuk jajan dalam sehari. Padahal jajanan tersebut tidak mengenyangkan yang akhirnya kamu tetap harus keluar uang untuk membeli makanan lain.

Lebih bijaklah lagi dalam memakai uang dan batasi berburu kuliner mahal. Kamu bisa mencari alternatif makanan atau minuman serupa yang hampir sama enaknya tapi harganya lebih murah. Membuat sendiri di rumah juga ide bagus, lo. Bahkan kamu bisa lebih menghemat. 

7.     Cobalah Kerja Part Time untuk Menambah Penghasilan

Cobalah Kerja Part Time untuk Menambah Penghasilan

Kalau kamu ingin menambah penghasilan, mencari lowongan kerja part time merupakan pilihan terbaik. Carilah jenis pekerjaan yang sesuai dengan kemampuanmu atau setidaknya bisa kamu tangani dengan baik.

Pilih juga jenis pekerjaan yang jadwalnya benar-benar fleksibel. Sebab, terkadang ada lowongan part time yang tetap membatasi jam kerja dari pukul sekian hingga sekian. Hal itu bisa menghambat aktivitasmu yang lain, terutama kalau kamu masih sekolah.

Penghasilan dari kerja part time, bisa kamu alokasikan untuk kebutuhan tertentu atau khusus untuk ditabung. Lumayan, walaupun sedikit tapi setidaknya bisa melegakan kondisi keuanganmu sejak masih muda.

8.     Jangan Ragu untuk Investasi

Jangan Ragu untuk Investasi

Tips keuangan anak muda agar uang tidak cepat habis tapi malah bertambah adalah dengan mencoba investasi. Jangan dibayangkan modal yang besar karena kamu bisa memulai investasi hanya dengan satuan ribu rupiah.

Jenis produk investasi yang recommended untuk kawula muda yaitu:

  • Emas yang modal awalnya sekitar Rp500 sampai Rp5.000
  • Reksadana yang modal awalnya sekitar Rp10.000
  • Deposito yang modal awalnya sama yakni sekitar Rp10.000
  • Tabungan berjangka dengan modal awal sekitar Rp50.000 sampai Rp100.000

Jadi, tidak ada lagi alasan untuk menghindari investasi karena kamu bisa memulainya dengan modal minim sekalipun. Manfaat investasi sangat banyak, lo.

Beberapa di antaranya yakni menghindari pemborosan, membuatmu memiliki cadangan uang, membantu mewujudkan impian dan lama kelamaan menjadikanmu bisa mandiri secara finansial.

9.     Beli Barang yang Berkualitas

Beli Barang yang Berkualitas

Tips agar uangmu tidak sia-sia setelah dibelanjakan adalah dengan membeli barang yang kualitasnya terjamin. Jangan hanya mengandalkan harga murah tapi kualitasnya jelek.

Kalau kamu membeli barang yang memang berkualitas maka akan cenderung lebih awet sehingga tidak perlu membeli lagi yang baru. Sedangkan barang berkualitas jelek cenderung mudah rusak sehingga memaksamu untuk membeli yang baru.

Padahal, uang yang dikeluarkan bisa kamu gunakan untuk kebutuhan lain yang lebih penting. Makanya, selalu prioritaskan kualitas karena jaminan awetnya lebih besar.

10.Tentukan Target Keuangan

Tentukan Target Keuangan

Menentukan target merupakan tips keuangan anak muda yang dijamin efektif untuk menjaga kondisi finansialmu. Dengan adanya target, kamu akan lebih termotivasi untuk terus mengelola keuangan dengan baik.

Sebagai contoh, kamu menerapkan pola menabung sehari Rp20.000 demi membeli laptop baru atau memulai berinvestasi emas sebagai bekal untuk mandiri secara finansial di umur sekian.

Adanya target yang jelas juga membantumu dalam menyusun budget dan jangka waktu untuk menabung. Pokoknya, apapun yang kamu inginkan jadikan itu sebagai motivasi terbesar.

11.Terus Belajar dan Konsisten

Terus Belajar dan Konsisten

Tidak perlu ragu untuk memulai belajar mengatur keuangan sendiri. Walaupun masih kurang sana-sini, kamu harus tetap melanjutkannya karena seiring berjalannya waktu pasti akan lebih baik.

Kuncinya adalah kemauan untuk terus belajar dan konsisten. Usahakan untuk selalu berkonsultasi dengan orang tua karena mereka memiliki banyak pengalaman soal mengelola uang.

Kamu juga bisa belajar dengan menggunakan layanan perbankan yang khusus untuk anak muda. Selain lebih mudah karena diarahkan oleh pegawai bank, kamu juga akan mendapatkan berbagai keuntungan.

Menerapkan tips keuangan anak muda sangat penting agar kamu terbiasa mengelola uang sendiri dengan lebih bijak. Tuntutan hidup ketika masih muda memang belum terlalu banyak, apalagi masih ada orang tua yang ikut menanggung.

Namun, kondisi tersebut justru menjadi kesempatan emas bagimu untuk menyimpan uang sebanyak mungkin dan hanya menggunakannya untuk kebutuhan prioritas.

Hasilnya, lama kelamaan kamu bisa memiliki cadangan uang untuk mewujudkan impian pribadi maupun membantu finansial orang tua. Keren, kan?

 

Referensi :

  1. rsddrsoebandi.id
  2. topijelajah.com
  3. wikidpr.id
  4. finland.or.id
  5. cides.or.id
  6. pcpm35rekrutmenbi.id

Tinggalkan komentar