Ini Nih Manfaat Mineral Silimanit Sebagai Bahan Galian Industri

Silimanit adalah polimorf alumino-silikat dengan komposisi stoikiometri 62,93% Al2O3 dan 37,07% SiO2.

Setelah mengetahui deskripsi mineral silimanit, anda tentu saja wajib mengetahui kegunaannya.

Siapa sangka, mineral yang mungkin kurang dikenal oleh para pelajar geologi, tambang, atau metalurgi ini mempunyai banyak peran di bidang industri.

Sumber Gambar: sunriseminerals(dot)in

Mineral silimanit mempunyai sifat khas stabil dalam suhu panas dan bisa bertransformasi menjadi agregat yang kaya akan mullite/porcelenite (mullite-rich).

Yang nantinya akan digunakan sebagai bahan refraktori (tahan api seperti porselen, dan lainnya).

Manfaat Mineral Silimanit

Silimanit akan berubah menjadi mullite ketika dibakar dengan suhu yang tinggi atau disebut juga ketika mengalami proses calcination dengan reaksi seperti dibawah ini:

manfaat mineral silimanit refraktor

Hasil akhirnya akan berupa kristal mullite (~88%) dengan matriks berupa silika (trydimite) (~12%) yang akan stabil hingga suhu mencapai 1800o (Varley 1965, Potter 1991).

Baca Juga : Genesa Mineral Silimanit atau Asal Mula Terbentuknya Secara Geologi

Proses mullitisation ini biasanya tercapai pada kenaikan suhu berkisar di 1350 C–1380 C dan 1380 C-1400 C.

manfaat mineral silimanit lengkap

Selama proses calcination ini, volume sillimanite akan bertambah hingga 6-7% yang nantinya akan berpengaruh pada nilai berat jenis mullite yang lebih rendah daripada material pembentuknya (sillimanite).

Berbeda dengan polimorfnya, kyanit akan bertambah 16-18% volumenya ketika dilakukan pemanasan.

1. Pengunaan Sebagai Refraktor

Refraktor merupakan material yang secara fisika dan kimia stabil dengan suhu yang tinggi, dibawah kondisi ekstrem dari panas dan korosi (O’Drisscoll & Harries-Rees, 1993).

Refraktor yang berasal dari mineral silimanit digolongkan pada kelompok high-alumina refractories dengan kandungan Al2O3 lebih dari 47,5% (O’Drisscoll & Harries-Rees, 1993).

Refraktor ini digunakan pada :

  • Lingkungan dengan kandungan asam yang tinggi,
  • Memiliki resistensi yang tinggi terhadap deformasi,
  • Perubahan panas tiba-tiba,
  • dan slag attack

Refraktor juga harus memiliki sifat konduktivitas yang tinggi, koefisien ekspansi rendah, porositas rendah, resistensi tinggi terhadap lingkungan (iklim dan cuaca), alkali volatile, dan spalling (McMichael, 1990).

Hampir 95% silimanit yang ditambang digunakan sebagai bahan baku industri refraktor.

manfaat mineral silimanit apa
Sumber Gambar: dupreminerals(dot)com

Karakter refraktor ini berhubungan dengan kebolehjadiannya untuk berubah menjadi mullite yang mempunyai sifat fisik kuat dan tahan akan korosi kimia.

Tentu saja pada suhu dan lingkungan yang ekstrem.

Mullite hasil dari mullitisation mineral silimanite ini nantinya akan digunakan sebagai bahan manufaktur pembuatan logam, gelas, keramik, dan semen.

Sedangkan untuk mineral sillimanite sendiri, baik yang telah mengalami calcination ata tidak, biasanya digunakan sebagai batubata, mortar, atau semen, ataupun beton tahan api.

manfaat mineral silimanit dalam kehidupan
Sumber Gambar: Steemitimages(dot)com

Sebagai refraktor, pemanfaatan mineral silimanit paling banyak digunakan dalam industri besi dan baja karena membutuhkan 60% mullite.

Tak hanya itu saja, pemanfaatannya jug bisa digunakan sebagai lapisan tungku di industri metaluri non-besi dan industri gelas, keramik, dan semen.

Sebagian kecil silimanit juga digunakan untuk tabung pirometer, dan pelapis alat las (Roskill, 1990).

2. Penggunanan Non-Refraktor

Manfaat mineral silimanit juga digunakan dalam pembuatan isolator tegangan tinggi, keramik elektrik, keramik untuk ubin, sanitary, media grinding, dan lainnya.

Mineral silimanit juga kerap digunakan sebagai campran Si-Al, serat metalik, dan campuran dalam aluminium oksida (Wu, 1990).

Silimanit dengan kemurnian < 200 mesh digunakan daam produsen ubin keramik dinding dan porselen.

manfaat mineral silimanit tahan api
Sumber Gambar: pinimg(dot)com

Adanya silimanit dalam ubin ini akan mengimbangi penyusutan dan keretakan setelah proses pembakaran (Benner & Castle, 1983).

Nah, segitu dulu yang berhasil penulis rangkum dari berbagai sumber terpercaya tentunya.

Dari jurnal, dari buku handbook mineralogy, dan lain-lain.

Gimana?

Jadi udah paham kan apa itu manfaat mineral silimanit dalam bidang industri?

Salam Generasi Milenial!

Tinggalkan komentar