Kisah Nabi Muhammad SAW (Singkat dan Lengkap)

Spread the love

Nabi Muhammad merupakan rasul sekaligus nabi terakhir yang diutus oleh Allah untuk menyampaikan ajaran agama-Nya kepada umat manusia. Begitu pula dengan kisah Nabi Muhammad semasa hidupnya yang sudah sangat populer bagi umat islam karena bahkan hal itu sudah menjadi cerita bagi anak-anak kecil.

Kisahnya diwarnai dengan berbagai hal mulai dari kebahagiaan, tantangan, hingga kejadian luar biasa atau mukjizat. Sebagai manusia biasa, Nabi Muhammad sebenarnya mempunyai kehidupan yang hampir sama dengan manusia pada umumnya. Hanya saja beliau dijaga oleh Allah dari maksiat dan dosa-dosa, sehingga seringkali disebut sebagai maksum.

Peristiwa Sebelum Hingga Saat Kelahiran Nabi Muhammad

kisah nabi muhammad

Berbicara kisah Nabi Muhammad saat kelahirannya maupun sebelumnya, tentu tidak terlepas dari peristiwa penyerangan kakbah oleh Raja Abrahah bersama pasukannya. Diceritakan bahwa Raja Abrahah saat itu merupakan penguasa Yaman yang berambisi menguasai wilayah di sekitarnya, termasuk Makkah.

Alasan utamanya ingin menghancurkan kakbah yaitu supaya masyarakat Arab beralih kiblat ke Yaman. Selain itu juga untuk menarik pedagang yang berjualan di sekitar kakbah maupun Makkah supaya berpindah ke Yaman. Untuk melaksanakan misinya tersebut, Abrahah mempersiapkan pasukannya agar segera menuju Makkah.

Sementara itu, Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad adalah pemimpin masyarakat Makkah khususnya bangsa Quraisy. Ia bertugas untuk mengurus semua hal yang berkaitan dengan ziarah penduduk tertentu ke ka’bah seperti halnya menyiapkan akomodasi dan sebagainya. Dialah yang ikut andil dalam menghalau pasukan Abrahah.

Ternyata akhirnya Raja Abrahah dan pasukannya gagal menghancurkan ka’bah bahkan pasukannya habis. Sebab, Allah swt. telah mengutus burung Ababil yang membawa batu kerikil dari neraka untuk dilemparkan pada pasukan Abrahah, sebagaimana yang tercantum dalam surat Al Fiil.

Menurut pendapat yang umum, Nabi Muhammad lahir pada hari Senin, 12 Rabiul Awal Tahun Gajah atau 20 April tahun 570 Masehi. Tahun gajah seringkali dikaitkan dengan peristiwa upaya penghancuran ka’bah oleh Raja Abrahah yang terjadi sekitar waktu kelahiran Rasulullah.

Ketika Nabi Muhammad masih dalam kandungan ibundanya, Sayyidah Aminah pernah melihat cahaya terang sekali keluar dari dalam dirinya bahkan sampai menerangi Istana Kisra yang ada di Syam. Sedangkan ayahnya, Abdullah bin Abdul Muthalib meninggal saat beliau masih dalam kandungan. Dengan demikian, Nabi Muhammad lahir sudah dalam keadaan yatim.

Beberapa bulan kemudian Sayyidah Aminah melahirkan bayi laki-laki dan disambut gembira serta bahagia oleh keluarganya. Abdul Muthalib kemudian memeberi nama cucunya tersebut dengan sebutan Muhammad berarti orang yang selalu dipuji sepanjang masa.

Nabi Muhammad ketika masih bayi hingga balita kemudian disusui oleh Sayyidah Halimah Assa’diyah hingga masanya selesai dan kembali ke pangkuan ibunya. Suatu ketika Nabi Muhammad kecil bertanya tentang ayahnya kepada ibunya, sehingga jelas baginya bahwa ayahnya sudah meninggal dan dimakamkan di Yatsrib.

Tak lama kemudian, Sayyidah Aminah mengajak puteranya tersebut berziarah ke makam ayahnya ditemani Ummu Aiman. Perjalanan dari Makkah hingga Yatsrib (Madinah) cukup jauh, terlebih jika dilakukan dengan berjalan kaki.  Setelah melakukan ziarah mereka tidak langsung pulang karena mengunjungi beberapa keluarga di sana sekaligus istirahat.

Setelah itu mereka kembali ke Makkah dan dalam perjalanan ternyata ibunda Nabi Muhammad jatuh sakit hingga meninggal dunia, tepatnya di desa Abwa’. Sayyidah Aminah dimakamkan di tempat tersebut juga. Sedangkan Nabi Muhammad dibawa pulang oleh Ummu Aiman dan kemudian ikut dengan kakeknya.

Kisah Nabi Muhammad Saat Kecil Hingga Remaja

Dahulu sudah menjadi tradisi masyarakat Arab bahwa setiap anak mempunyai ibu susuan, termasuk Rasulullah. Beliau disusui oleh Halimah Assa’diyah hingga usia 4 tahun. Selain disusui Sayyidah Halimah, Nabi Muhammad juga tinggal bersamanya di suatu desa bernama Bani Sa’ad.

Suatu saat Nabi Muhammad kecil bermain bersama teman-temannya di sekitar desanya. Tiba-tiba datang malaikat jibril yang akan membelah dada dan membersihkan hatinya dari hal-hal buruk. Malaikat jibril berkata “Ini adalah bagian setan darimu” seraya mengambil dan membersihkan hati Nabi Muhammad dengan air zamzam.

Seketika teman-temannya lari ketakutan dan mengadukan peristiwa tersebut kepada ibu sepersusuan Nabi. Mendengar hal itu, Sayyidah Halimah langsung menemui Muhammad kecil dan memeluknya erat-erat. Tentu saja saat ibu susuannya sampai putera Abdullah tersebut sudah dalam kondisi baik-baik saja tanpa ada kekurangan sebagaimana semula.

Selain itu, saat Nabi Muhammad berusia 10 tahun menjelang remaja juga ditangi malaikat Jibril dengan tujuan yang sama yaitu membelah dadanya serta membersihkannya dari hal-hal kotor. Sebenarnya tujuan tersebut adalah supaya Nabi Muhammad nantinya lebih siap dan kuat dalam menjalankan tugas kenabian yang diperintahkan oleh Allah.

kisah nabi muhammad

Rasulullah seringkali berpindah-pindah tempat tinggal, terlebih setelah wafatnya ibundanya ketika beliau baru berusia 6 tahun. Setelahnya beliau ikut bersama kakeknya bernama Abdul Muthalib, namun hanya sekitar 2 tahun lamanya. Di sana beliau terbiasa menggembala kambing, dimana pekerjaan itulah yang menjadi bekalnya dalam berdakwah dan memimpin umat islam.

Tak lama kemudian kakeknya meninggal dan beliau ikut dengan pamannya bernama Abu Thalib sejak usia 12 tahun. Pamannya sangat menyayangi Rasulullah, bahkan melebihi sayangnya pada anak kandungnya. Bersama pamanya itulah Rasulullah diajak berdagang ke banyak wilayah mulai dari Madinah hingga Syam.

Pada usia 25 tahun Rasulullah menikah dengan Sayyidah Khadijah binti Khuwailid. Ia merupakan saudagar kaya serta berasal dari keluarga terpandang di kalangan masyarakat Makkah. Sedangan saat itu usia Khadijah sudah mencapai kepala empat. Pernikahan Nabi Muhammad dengan Khadijah tersebut sebenarnya tidak terlepas dari peran Nafisah binti Munyah.

Awalnya Khadijah terpesona dengan Nabi Muhammad namun tidak berani mengungkapkannya langsung. Melalui perantara Nafisah itulah akhirnya Nabi Muhammad mengetahuinya dan segera melamarnya bersama kedua pamannya yaitu Abu Thalib dan Hamzah hingga akhirnya kedua belah pihak setuju.

Kisah Nabi Muhammad Menerima Wahyu Pertama

Sejak masih muda, Rasulullah suka berkontemplasi atau memikirkan banyak hal, khususnya kondisi lingkungan Makkah. Hal itu membuatnya seringkali menyendiri ke suatu tempat yang sepi. Pada suatu malam di bulan Ramadhan tahun 610 beliau pergi ke gua Hira untuk bertahannuts. Saat itulah beliau didatangi malaikat seraya berkata “Bacalah!”.

Rasulullah kemudian menjawab, “Aku tidak bisa membaca”. Mendengar hal itu malaikat Jibril tiba-tiba menarik dan memeluk erat Rasulullah. Hal itu terjadi sebanyak tiga kali sampai membuatnya kehabisan tenaga. Setelah itu malaikat Jibril menyampaikan wahyu pertama yaitu surat Al-‘Alaq ayat 1-5.

Sesudah itu Rasulullah pulang ke rumah istrinya, Khadijah dengan ketakutan dan hati bergetar. Beliau meminta Khadijah untuk menyelimutinya hingga hilang rasa takutnya. Beliaupun menceritakan kejadian yang telah dialaminya di gua Hira’ dan berkata bahwa beliau tengah mencemaskan dirinya. Tak lupa istrinya menenangkan hatinya hingga cukup tenang.

kisah nabi muhammad

Wahyu kedua pun turun setelah cukup lama berhenti. Kala itu Rasulullah sedang dalam perjalanan dan tiba-tiba terdengar suara khusus yang ternyata adalah malaikat Jibril yang duduk di atas suci yang berada di antara langit dan bumi. Kemudian beliau pulang dan kembali meminta istrinya untuk menyelimutinya.

Pada saat itulah Jibril menyampaikan wahyu kedua yaitu surat Al-Muddatsir. Setelah itu wahyu turun secara terus menerus. Turunnya wahyu kedua tersebut terjadi saat Rasulullah berusia 40 tahun. Namun, beliau masih berdakwah secara sembunyi-sembunyi hingga akhirnya turun wahyi yang ke sekian, dimana Allah memerintahkannya untuk berdakwah secara terang-terangan.

Kisah Nabi Muhammad dan Peristiwa Pembebasan Kota Makkah

kisah nabi muhammad

Nabi Muhammad merupakan pribadi yang penuh kasih sayang juga pandai dalam bernegosiasi maupun diplomasi. Hal itu terlihat sekali saat peristiwa Fathul Makkah atau Pembebasan kota Makkah. Peristiwa tersebut terjadi tanpa adanya pertumpahan darah dan berjalan dengan damai hingga akhirnya ka’bah jatuh ke tangan umat islam kembali sedangkan kaum Quraisy Makkah ikut Nabi dan masuk islam.

Fathul Makkah terjadi pada tahun 630 Masehi atau tanggal 10 Ramadhan 8 Hijriyah. Kerjadian tersebut dilatarbelakangi oleh perselisihan antara dua kabilah yaitu Bani Bakar dan Bani Khuzaah yang berlangsung sejak zaman jahiliyah. Puncaknya terjadi ketika kaum Quraisy dan umat islam memberlakukan perjanjian Hudaibiyah yaitu genjatan senjata.

kisah nabi muhammad

Bani Khuza’ah bergabung dengan umat islam sedangkan Bani Bakar bergabung dengan kaum Quraisy. Kondisi tersebut ternyata dimanfaatkan oleh salah seorang bernama Naufal bin Muawiyah Ad Dalil untuk melakukan aksi balas dendam dengan cara menyerang kaum Khuza’ah diam-diam serta memperoleh bantuan dari kaum Quraisy. Akhirnya mereka berhasil menghabisi beberapa pasukan Bani Khuza’ah.

Karena semakin terdesak, pasukan Bani Khuza’ah menuju Makkah untuk mencari perlindungan di kediaman Budail bin Warqa’ Al Khuzai. Sementara itu, Amr bin Khuzai segera menemui Rasulullah di Madinah untuk meminta pertolongan. Mendengar pengkhianatan tersebut, Rasulullah segera menuju ke Makkah bersama ribuan pasukannya untuk mengatasi situasi tersebut.

Ternyata pemimpin Makkah tidak memiliki pasukan yang memadai, sehingga tidak siap melakukan genjatan senjata. Akhirnya mereka menyerah tanpa perlawanan hingga akhirnya ka’bah terbebas dari berhala kaum kafir Qurasy. Selain itu banyak pula penduduk kota Makkah yang masuk islam dan ikut dengan Nabi Muhammad.

Baca Juga: Kisah Nabi Ismail AS

Wafatnya Nabi Muhammad

kisah nabi muhammad

Nabi Muhammad wafat pada hari Senin 12 Rabiul awal tahun 11 Hijriyah beberapa bulan setelah beliau menunaikan haji wada’. Hal itu bermula ketika Rasulullah merasakan sakit kepala akibat pengaruh racun yang ditaburkan dalam daging domba oleh perempuan Yahudi Khaibar bernama Zainab binti al Harits. Ia tidak bisa menerima kenyataan pasca perang Khaibar yang dimenangkan oleh kaum muslim.

Banyak orang terkasihnya yang mati akibat peperangan tersebut, sehingga ia balas dendam termasuk pada Rasulullah hingga akhirnya bertekad meracuni beliau lewat daging domba tersebut. Ia memberikan hidangan domba bakar kepada Rasulullah seolah sebagai hadiah, namun ditaburi racun.

Setelah Rasulullah memakannya beberapa hari kemudian, kesehatannya makin memburuk. Hal itu membuatnya tidak mampu mengimami sholat lima waktu, sehingga harus digantikan oleh sahabat Abu Bakar. Bahkan ketika hendak  berjalan pergi ke masjid, beliau pingsan. Terakhir, kesehatan beliau membaik dan bisa pergi ke masjid untuk menunaikan sholat shubuh.

kisah nabi muhammad

Melihat kedatangan Rasulullah, para sahabat sangat bahagia dan gembira. Sementara Abu Bakar yang sudah mengambil tempat di bagian depan sendiri sebagai imam sudah siap mundur, namun Rasulullah mencegahnya dan tetap menjadi imam. Sedangkan Rasulullah sendiri menjadi makmum bersama sahabat lainnya.

Setelah sholat jamaah usai, beliau memberikan sedikit pesan kepada para sahabatnya. Salah satunya bahwa sepeninggalan beliau, akan ada perselisihan dan perbedaan pendapat mengenai banyak hal dan masih banyak lagi.

Keesokan harinya yaitu senin, Rasulullah membuka biliknya dan melihat Abu Bakar serta sahabat lain sholat shubuh berjamaah seraya beliau tersenyum. Abu Bakar ternyata mengetahuinya, sehingga ia sudah siap-siap untuk mundur ke shaf bagian makmum. Namun, Nabi mengisyaratkannya untuk tetap melanjutkan shalatnya.

Tepat saat waktu dhuha beliau menghembuskan nafas terakhir di rumah Sayyidah Aisyah dalam usia 63 tahun lebih 4 hari. Hari itulah menjadi hari yang paling menyesakkan bagi umat muslim termasuk keluarga dan sahabat beliau.

Mukjizat Nabi Muhammad

kisah nabi muhammad

Ada banyak sekali mukjizat Rasullullah bahkan mencapai ribuan, namun tidak semua tercatat dalam hadits dan sebagainya. Berikut adalah beberapa mukjizatnya yang paling populer.

1. Al-Qur’an

kisah nabi muhammad

Selain sebagai wahyu serta kitab suci yang menjadi pedoman bagi umat muslim, Al-Qur’an juga sebagai mukjizat Rasulullah yang paling utama dan terbesar. Sebab, tidak ada seorang pun mampu mengarang dan membuat semacam Al-Qur’an mengingat setiap bunyi atanya sangat indah, teratur, dan bermakna dalam.

Tak hanya itu, Al-Qur’an juga merupakan mukjizat Nabi yang bisa kita nikmati dan rasakan sampai saat ini. Umat muslim selalu membacanya dan bahkan kitab ini terpelihara sepanjang masa, khususnya dalam hal isinya.

2. Bulan terbelah menjadi dua

Diceritakan bahwa pada suatu ketika Nabi sedang berdakwah kepada penduduk Makkah. Mereka tidak mudah percaya begitu saja, sehingga meminta kepada Rasulullah agar menunjukkan bukti kenabiannya. Rasulullah pun menunjukkan bulan yang dapat terbelah menjadi dua yaitu di atas puncak gunung dan sebagian lagi di bawahnya.

Beliau menyuruh penduduk Makkah menyaksikannya. Namun tidak semuanya percaya kepadanya dengan mudah. Bahkan mereka menganggapnya sebagai sihir, sehingga menunggu para kafilah datang dan menyaksikannya pula. Ternyata para kafilah juga menyaksikan peristiwa tersebut.

3. Batu kerikil yang hidup dan bertasbih di tangan Nabi

Pada suatu ketika Rasulullah sedang menghadiri halaqoh bersama beberapa sahabatnya seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali. Kala itu ada batu kerikil di tangannya dan bertasbih. Hal itu di dengar oleh para sahabatnya tersebut, sehingga diceritakan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Thabrani dari Abu Dzar.

4. Pohon yang bisa berjalan

kisah nabi muhammad

Pohon pun bisa berjalan dan pindah tempat untuk memenuhi perintah Rasulullah. Tentu saja hal itu atas izin Allah. Peristiwa tersebut terjadi saat Rasulullah perjalanan panjang dan ternyata beliau hendak membuang hajat. Sayangnya, tempat di sekitarnya tidak ada bukit maupun pohon yang bisa digunakan sebagai satir.

Kemudian Rasulullah berjalan beberapa hasta hingga menemui dua pohon, setelah meminta sahabatnya, Jabir mengambil air. Kemudian beliau mengutus Jabir untuk menyampaikan pesannya kepada pohon tersebut agar keduanya bertemu satu sama lain dan akhirnya mereka saling mendekat hingga bisa digunakan Rasulullah sebagai satir saat membuang hajat.

5. Pelepah kurma yang merintih karena merindukannya

kisah nabi muhammad

Sebelum adanya mimbar, dahulu Rasulullah biasa khutbah Jumat sambil bersandar pada pelepah kurma dengan cukup lama. Akhirnya, suatu saat dibuatkan mimbar untuknya, sehingga harus beralih. Menariknya, pelepah kurma tersebut menangis hingga didengar oleh sahabat yang hadir saat sholat Jumat.

Menurut mereka, tangisan pelepah tersebut layaknya unta yang akan melahirkan. Kemudian nabi menghampirinya dan mengusapkan tangan beliau padanya hingga akhirnya bisa diam.

Sebenarnya masih banyak sekali kisah nabi Muhammad yang tak kalah menarik dan menakjubkan. Dari sekian kisah di atas setidaknya kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari beliau seperti halnya hidup sederhana, jujur, pekerja keras, dan sebagainya.

Tinggalkan komentar