Kisah Nabi Isa AS (Singkat dan Lengkap)

Spread the love

Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan nama nabi yang satu ini yaitu Isa. Nabi yang terekenal bagi umat muslim maupun nasrani ini merupakan pemimpin bangsa Israel pada masanya serta menjadi utusan Allah yang ke-24 sebelum nabi yang terakhir yaitu Muhammad. Kisah nabi Isa begitu fenomenal dan populer karena tercantum dalam Al- Quran juga Al Kitab (Injil).

Kelahiran Nabi Isa

kisah nabi isa

Nabi Isa lahir di Betlehem, (dulu Palestina) pada masa pemerintahan Raja Romawi yaitu Herodes sekitar tahun 622 Sebelum Hijriyah. Ibunya bernama Maryam dan lahir tanpa seorang bapak. Kakeknya bernama Imran dan neneknya bernama Hannah. Maryam sendiri berasal dari kalangan bani Israel yang ahli ibadah serta berada di bawah asuhan Nabi Zakaria.

Nabi Isa merupakan keturunan para Nabi terdahulu. Dilihat dari silsilah kakeknya, Imran ternyata masih keturunan Nabi Sulaiman dan Daud meskipun sudah jauh sekali yaitu yang ke-15. Selain itu, Nabi Zakaria merupakan sepupu Maryam dan menjadi paman Nabi Isa. Jadi, tidak diragukan lagi bahwa ibunda Isa adalah perempuan baik-baik dan sholehah.

Banyak kejadian yang cukup aneh dan mengganjal bagi Maryam sebelum dikarunia seorang anak bernama Isa. Suatu ketika Maryam sedang menyendiri di Baitul Maqdis untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah, tiba-tiba didatangi malaikat Jibril. Jibril dengan penyemarannya membawa berita kepada Maryam bahwa ia aka dianugerahkan anak laki-laki yang suci.

Maryam pun terheran karena ia tidak menikah apalagi berhubungan dengan laki-laki. Sesaat kemudian Jibri meniupkan ruh ke dalam rahimmya atas perintah dan izin Allah dan akhirnya ia hamil. Karena khawatir prasangka buruk dan semacamnya, ia kemudian mengasingkan diri ke tempat yang jauh dari keramaian manusia, mengingat ia juga termasuk keturunan para nabi dan hamil tanpa suami.

Makin lama kandungan Maryam semakin membesar hingga akhirnya ia melahirkan di bawah pohon kurma. Sayangnya di sana tidak ada makanan maupun minuman yang bisa memenuhi hidupnya dan itu membuatnya sangat sedih. Allah kemudian mengutus Jibril untuk menghiburnya dan agar ia menggoyangkan pohon kurma tersebut hingga keluar air untuk diminum hingga memandikan anaknya.

Tak lama kemudian Nabi Isa yang masih bayi dibawa ibunya ke rumah, namun banyak kaum Israil yang menghinanya dan menuduh Maryam berzina. Karena itu, ibunda Isa tersebut menyuruh mereka bertanya sendiri kepada bayi yang ada di gendongannya. Ternyata Isa yang masih bayi mampu berbicara dengan baik.

Baca Juga: Kisah Nabi Ismail AS (Singkat dan Lengkap)

Kisah Nabi Isa Masa Kecil

kisah nabi Isa

Ketika Nabi Isa masih anak-anak, ibunya membawanya pindah ke Mesir. Tujuannya adalah untuk menyelamatkannya dari orang-orang yang mau membunuhnya. Sebab, di negerinya ada banyak sekali orang yang berburuk sangka dan tidak percaya dengan Maryam serta puteranya, meskipun sudah diberitahu sendiri oleh Nabi Isa akan kenabiannya.

Keduanya hidup di Mesir selama sekitar 12 tahun. Setelah itu, ibunya mengajakny pindah lagi ke negeri Syam hingga akhirnya diberikan wahyu serta diangkat menjadi utusan Allah. Selama mengembara di luar Nabi Isa belajar banyak hal, khususnya di bidang agama.

Nabi Isa merupakan manusia pilihan yang ditunjuk oleh Allah untuk meneruskan perjuangan dakwah ajaran ketauhidan kepada umatnya setelah nabi Musa. Hal itu membuatnya berbeda dengan anak kecil kebanyakan, dimana sejak usia belia, tepatnya usia 6 tahun ia sudah belajar kitab Taurat. Tidak membutuhkan banyak waktu baginya untuk memahami seluruh isi kitab tersebut.

Kemudian pada usia 12 tahun Nabi Isa sudah pandai berdiskusi dengan para pembesar agama Yahudi ataupun orang tua terkait dengan isi kitab Taurat. Ia sangat memahami tentang hukum hingga ketuhanan. Dari situlah tanda-tanda bahwa ia bukan sembarang anak sudah muncul.

Abbas Al Aqqad dalam bukunya berjudul Hayah Al Masih menceritakan mengenai karakter dan ciri Nabi Isa menurut catatan Imperium Romawi. Nabi Isa dikenal sebagai seorang yang penuh wibawa, penampilannya tampak terhormat, rambutnya lurus rapi serta di sebelah telinga tampak sedikit keriting. Ia juga tampak begitu berseri dan dikenal tidak adaa cacat dalam fisiknya.

Tak hanya itu, ia juga disebut sebagai manusia yang penuh kasih sayang dan kebenaran. Tidak sering tertawa dan justeru seringkali terlihat menagis. Saat berbicara, mengajak dan mengajar sangat menyenangkan. pawakannya tinggi, lengannya panjang, indah, dan lurus. Matanya indah kebiruan dan giginya putih sekali.

Menurut cerita, Nabi Isa juga sangat menyukai keindahan. Hal itu dibuktikan bahwa ia seringkali mendatangi taman-taman bunga di sekitar kediamannya atau hanya sekedar mampir di taman selagi melewati jalan tertentu. Isa Ibnu Maryam juga digambarkan sebagai sosok yang lemah lembut serta kasih sayang.

Pengangkatan Nabi Isa Sebagai Rasulullah

kisah nabi Isa

Ada beberapa versi mengenai waktu pengangkatan Nabi Isa sebagai utusan Allah. Pendapat pertama mengatakan bahwa ia diangkat menjadi Rasulullah setelah berusia 30 tahun. Saat itulah malaikat Jibril datang sebagai utusan Allah untuk mengangkatnya sebagai utusan-Nya. Selain itu, Jibril juga mengabarkan bahwa nantinya ada nabi terakhir yang bernama Muhammad saw.

Pendapat kedua, sebagaimana diterangkan dalam Al-Quran surat Al Maryam ayat 30 yaitu .

قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا

Artinya:”Isa berkata: Sesungguhnya aku ini hamba Allah. Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikanku seorang nabi.”

Jelas bahwa berdasarkan ayat di atas, perintah mengenai kenabiannya sudah diketahui sejak masih buaian ibunya, tepatnya ketika ia sedang berbicara dengan Bani Israil. Bahkan sudah dikatakan oleh dirinya sendiri, sehingga secara otomatis ia sudah mengetahui akan tugas dan statusnya.

Adapun tugas utamanya yaitu menyebar dan mengajarkan ajaran yang benar kepada kaumnya, menginformasikan bahwa aka nada nabi terakhir bernama Rasulullah yang diberi mukjizat Al Quran, dimana isinya adalah ajaran-ajaran Allah swt. Selain itu juga membenarkan kitab-kitab suci pendahulunya seperti Taurat dan Zabur.

kisah nabi Isa

Sebenarnya Nabi Isa sudah memulai perjalanan penyiaran ajaran Allah sejak muda, bahkan sejak kecil. Setelah menerima wahyu ia mulai berdakwa di suatu daerah bernama Galilea yang kebanyakan dihuni oleh kaum Yahudi. Ada banyak hal yang dilakukan olehnya agar penduduk di sana percaya akan wahyu dan ajarannya.

Tentu saja Nabi Isa mengajak kaumnya, khususnya yang sudah menyimpang jauh dari ajaran Nabi Musa untuk kembali pada ajaran yang benar serta menyembah hanya kepada Allah swt. Meskipun sudah berjuang sangat keras dalam bedakwah, namun tidak banyak kaum yang percaya dengannya. Hanya sekitar 12 orang yang mengikuti ajaran dan setia dengannya.

Mereka seringkali disebut dengan “Hawariyyun” yang berarti para sahabat Nabi Isa. Sayangnya, kesetiaan mereka kepada Nabi Isa tidak bisa bertahan lama, sebab diantaranya ada yang berkhiatan seperti halnya Yahuza. Mereka itulah yang menjadi tantangan tersendiri bagi Nabi Isa dalam menjalankan dakwah.

Pada suatu masa, kaum munafik dan mutad tersebut bahkan berusaha untuk menangkap Nabi Isa dengan tujuan tertentu. Justeru yang tertangkap adalah orang lain yang menyerupai Nabi Isa, sedangkan Isa ibnu Maryam selamat dan diangkat oleh Allah ke langit.

Kisah Nabi Isa Saat Hendak Dibunuh Kaumnya

kisah nabi Isa

Ada beberapa versi mengenai kisah Nabi Isa yang satu ini. Sebab cerita ini dituturkan dalam Al Quran, Al Kitab, dan sebagainya. Menurut kepercayaan orang islam, Nabi Isa diwafatkan serta diangkat oleh Allah ke langit sebelum kaumnya menemukannya. Justeru yang ditangkap serta disalib itu adalah sahabat Nabi Isa yang berkhianat yaitu Yudas Iskarot yang wajahnya diserupakan dengan Isa oleh Allah.

Banyak sekali rintangan yang dihadapi oleh Nabi Isa saat menyebarkan ajaran agama Allah. Terlebih jika menghadapi kaum Yahudi karena seringkali mereka mengolok-olok Nabi Isa karena tidak percaya sama sekali dengan kenabiannya hingga menfitnahnya.

Mendengar hal itu kemudian Nabi Isa pergi ke Baitul Maqdis saat hari raya Yahudi. Tujuannya untuk meluruskan pendapat dan pandangan kaumnya yang tidak benar. Hal itu ternyata membuat pendeta agama Yahudi yang berada di situ marah besa hingga akhirnya membuat berita bohong dan menyampaikannya kepada penguasa Palestina saat itu yaitu Pilatus.

Mereka menyampaikan bahwa Baitul Maqdis didatangi seorang laki-laki anak haram yang sedang merongrong kekuasaan penguasa setempat. Selain itu, mereka juga menuduh Nabi Isa sebagai orang yang menyesatkan rakyat hingga memutuskan hubungan antara anak dan orang tua. Hal itulah yang membuat Raja Pilatus marah besar.

Setelah mendengar berita tentang Nabi Isa tersebut, Raja Pilatus memerintahkan utusannya untuk menangkap dan mengadilinya dengan cara disalib. Diceritakan bahwa pada masa itu hukuman salib merupakan suatu hal yang biasa, khususnya bagi mereka yang dianggap melakukan pelanggaran besar seperti pengkhianatan, mencuri, dan lain sebagainya.

kisah nabi Isa

Utusan Pilatus segera mencari Nabi Isa ke berbagai tempat hingga kediamannya. Sementara itu, Nabi Isa sendiri sedang berada di suatu tempat bersama para pengikut setia atau sahabatnya. Namun, ada salah seorang sahabatnya bernama Yudas yang berkhianat dan memberitahu tempat persembunyian Nabi Isa kepada kaum Yahudi.

Allah swt. menyelamatkan Isa Ibnu Maryam dari kedzoliman kaumnya dengan cara menyerupakan Yudas dengan Nabi Isa dan mengangkatnya ke langit. Akhirnya Yudaslah yang ditangkap serta disalib oleh kaum bangsa Romawi serta kaum Yahudi hingga meninggal. Mereka mengira bahwa Yudas benar-benar Nabi Isa yang selama itu dicarinya.

Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa utusan Raja Pilatus tidak mengetahui wajah asli Nabi Isa, sehingga salah tangkap. Selain itu ada pula yang mengatakan bahwa Yudas merasa bersalah telah mengkhianati Nabinya, sehingga ia yang menyerahkan diri. Namun, pendapat dan kisah yang paling populer adalah yang awal tersebut.

Menurut kepercayaan orang Islam berdasarkan riwayat Al-Quran serta hadits bahwa nanti pada hari akhir Nabi Isa akan diturunkan oleh Allah untuk memerangi Dajjal. Sebagian besar pendapat ulama ahli tafsir mengatakan bahwa Nabi Isa sebenarnya belum wafat dan dibawa Allah ke langit. Ada pula yang mengatakan bahwa ia sudah diwafatkan terlebih dahulu sebelum diangkat ke langit oleh Allah.

 Mukjizat Nabi Isa

1. Bisa berbicara dengan manusia ketika masih dalam buaian

Mukjizat ini terjadi saat Nabi Isa masih dalam buaian ibunya yang datang kepada umatnya. Mereka menuduh Ibunda Isa telah berbuat zina. Kemudian ia berkata kepada kaumnya yang sebagaimana terdapat dalam Al-Quran surat Maryam ayat 30-34.

2. Hidangan dari langit

kisah nabi Isa

Suatu ketika Nabi Isa sedang berdakwah, namun ada beberapa kaumnya yang tidak mempercaiyainya. Mereka mau mengikuti ajaran yang dibawa oleh Ibnu Maryam tersebut dan menyembah Allah jika memang utusan sebelum Nabi Muhammad tersebut dapat mengabulkan permintaannya.

Mereka ingin hidangan yang banyak dan turun langsung dari langit. Nabi Isa pun menyanggupi tantangan tersebut dan langsung berdoa kepada Allah yang berbunyi “Ya Tuhan turunkanlah kepada kami suatu hidangan dari langit yang akan menjadi hari saya bagi kami yaitu orang-orang yang besama kami dan datang sesudah kami, serta menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau. Berilah rizki kepada kami dan Engkaulah maha pemberi riski yang paling utama.”

Mukjizat ini menunjukkan kepada kaum Nabi Isa bahwa Allah itu maha kuasa dan ada. Selain itu tentunya juga membenarkan kenabiannya serta ajaran yang dibawanya.

3. Dapat menghidupkan orang yang sudah mati

Kala itu banyak kaum Nabi Isa, khususnya bani Israil yang ingin sekali mengetahui sakaratul maut hingga kondisi orang meninggal khususnya ketika berada di kuburan. Nabi Isa pun berdoa kepada Allah supaya mereka diperlihatkan secara langsung.

Akhirnya atas izin Allah ia bisa menghidupkan orang yang sudah meninggal dunia selama ratusan tahun. Orang tersebut juga berbicara mengenai apa yang dirasakan dan kondisinya saat mati dan mendiami kuburannya.

Baca Juga: Kisah Nabi Ismail AS (Singkat dan Lengkap)

4. Bisa berjalan di atas permukaan air

kisah nabi Isa

Hal itu terjadi ketika pengikut Nabi Isa mencarinya kemana saja. Ternyata mereka mendapatinya berjalan di atas permukaan air. Merekapun ingin segera bertemu dengan nabinya, sehingga diantaranya ada yang berkata “Wahai Nabiyullah, apakah kami juga harus berjalan di atas air menuju arahmu?” Nabi Isapun mengiyakan.

Kemudian salah seorang diantaranya mencoba melangkahkan kakinya di air, namun ternyata masih tenggelam. Hal itu menunjukkan bahwa hanya Nabi Isa saja yang bisa melakukannya atas izin Allah karena ia adalah manusia pilihan yang iman serta taqwanya begitu kuat.

5. Bisa menyembuhkan orang sakit

Nabi Isa pernah didatangi dua orang yang sedang sakit, masing-masing terkena kusta dan satunya lagi tunanetra. Mereka ingin Isa Ibnu Maryam menyembuhkan penyakitnya tersebut. Akhirnya, ia menyanggupi permintaan mereka dan atas izin Allah penyakit kedua orang itu sembuh total tanpa adanya bekas sedikitpun.

6. Bisa menciptakan burung dari tanah liat

kisah nabi Isa

Kisah Nabi Isa yang satu ini terjadi saat ia berdakwah kepada kaumnya dan ternyata diketahui oleh penguasa negerinya yaitu Raja Herodes. Raja tersebut termasuk orang kafir yang menyembah berhala dan semacamnya, sehingga tidak percaya akan ajaran yang dibawa Nabi Isa.

Raja Herodes ingin mengetahui langsung mengenai tanda-tanda kenabian Nabi Isa, sehingga mengajak rakyatnya berkumpul untuk menyaksikan tanda tersebut. Kemudian Isa Ibnu Maryam membuat semacam patung dari tanah liat yang berbentuk burung kemudian meniupnya. Atas kehendak dan izin Allah, burung tersebut bisa hidup dan terbang tinggi.

7. Bisa mengetahui mengenai apa yang dimakan dan disimpan oleh manusia di rumahnya.

kisah nabi Isa

Bahkan meskipun beliau tidak pernah datang ke rumah orang yang dimaksud.

Dari sekian mukjizat di atas bisa diambil hikmah bahwa kita tidak seharusnya berlaku sombong dan senantiasa bertaqwa kepada Allah yang maha Kuasa.

Kisah Nabi Isa ini sangat populer bagi berbagai kalangan seperti kaum Yahudi, Nasrani, dan Muslim. Dari penggalan kisah setidaknya bisa memperluas wawasan serta informasi bagi Anda dan mengambil hikmah dari setiap kejadian yang pernah ada.

Baca Juga: Kisah Nabi Muhammad SAW (Singkat dan Lengkap)

Tinggalkan komentar