Kisah Nabi Daud AS (Singkat dan Lengkap)

Spread the love

Nabi Daud merupakan salah satu keturunan Nabi Ismail. Ayahnya bernama Ibsya bin Uwaid bin ‘Abir bin Salmun bin Nahsyun bin Uwainadab bin Irmi bin Hashrun bin Faridh bin Yahudza bin Yaqub bin Ishaq bin Ibrahim Al-Khalili. Kisah Nabi Daud seringkali dikaitkan dengan pemerintahan Raja Thalut dan Jalut atau yang biasa diibaratkan kebaikan melawan keburukan.

Kisah Nabi Daud dan Raja Thalut

kisah nabi daud

Nabi Daud hidup pada masa pemerintahan Raja Thalut yaitu pemimpin bangsa Israel pada masanya. Beliau bahkan pernah bergabung menjadi pasukan militer Raja Thalut ketika menjalankan misi penaklukan Palestina.

Kala itu, beliau disuruh ayahnya bersama pula dengan beberapa saudaranya. Namun, beliau hanya ditugasi untuk melayani saudaranya, melaporkan jalannya peperangan kepada ayahnya, dan disarankan untuk berada di barisan belakang saja, mengingatkan usianya masih sangat muda serta belum memiliki pengalaman berperang.

Pasukan Thalut akhirnya bertemu langsung dengan pasukan Jalut. Seketika Jalut menyerukan ajakan untuk berperang dengan suaranya yang nyaring dan menggelegar. Hal itu membuat pasukan Thalut terdiam karena takut. Melihat hal itu, Nabi Daud lupa akan pesan ayahnya hingga menawarkan diri untuk maju di barisan paling depan.

Dengan demikian, terjadi duel antara Nabi Daud muda dengan Jalut. Hal itu berakibat tewasnya raja Jalut. Tentu saja aksi beliau membuat Raja Thalut takjub dan kemudian menikahkannya dengan putrinya bernama Mikyal. Selain itu, beliau juga dijadikan sebagai asisten pribadinya.

Tak hanya Raja Thalut saja yang menyukai beliau, namun juga rakyatnya karena keberanian dan kebaikannya. Namun ternyata hal itu membuat Thalut khawatir jika kekuasaannya tergeser oleh menantunya tersebut. Hal itu membuat hubungan antar keduanya tidak cukup harmonis. Sikap serta perilaku Thalut kepada Nabi Daud tampak aneh dan mulai diketahui olehnya.

Nabi Daud pun mulai bertanya-tanya apa gerangan yang terjadi dengan mertuanya tersebut, sehingga sifatnya berbeda jauh dari yang sebelum-sebelumnya. Beliau akhirnya bertekad untuk mempertanyakannya kepada istrinya, Mikyal dan akhirnya mendapat jawabannya. Mikyal mengetahui semuanya tentang ayahnya tersebut termasuk niat dan rencana jahat Thalut terhadap suaminya.

Suatu ketika salah seorang pengawal Raja Thalut menghadap Nabi Daud untuk menyampaikan pesan khusus kepadanya. Pesan itu berisi tentang perintah Thalut kepada menantunya itu untuk ikut serta menumpas pemberontakan penduduk Palestina. Beliau tidak diperbolehkan pulang kecuali membawa bendera kemenangan ataupun mayatnya dibawa pulang oleh orangnya.

Dengan senang hati Nabi Daud mengiyakan perintah tersebut tanpa adanya prasangka buruk. Perang pun usai dan Nabi Daud berhasil memnangkan peperangan dengan gemilang. Hal itu tentu membuat heran sekaligus khawatir Raja Thalut karena ternyata menantunya itu pulang dalam kondisi hidup dan baik-baik saja.

Kecintaan rakyat Israel menjadi semakin tinggi kepada beliau karena dianggap sebagai pahlawan bagi bangsanya. Makin lama makin banyak pula masyarakat yang menyukai Nabi Daud. Sebaliknya, kekhawatiran Thalut semakin besar melihat hal itu. Bahkan suatu ketika ia merencanakan pembunuhan Nabi Daud tanpa harus mencantumkan namanya.

Rencana tersebut diketahui oleh Mikyal yang kemudian diadukan kepada suaminya. Istrinya menyarankannya untuk pergi keluar istana menuju daerah yang aman. Maka, keluarlah Nabi Daud dari istana pada saat petang supaya tidak diketahui banyak orang. Kabar kepergiannya ternyata menyebar ke seluruh penjuru negeri, sehingga banyak pengikutnya yang mencari jejaknya sampai menemukannya.

Kisah Nabi Daud Menjadi Raja

Kekuasaan Raja Thalut tidak bertahan lama setelah beberapa rencana jahatnya kepada Nabi Daud. Makin lama makin banyak rakyat dan pengikutnya yang tidak percaya lagi kepadanya sehingga membuat kekuasaannya menjadi lemah. Selain itu, kewibawaannya berkurang pasca kepergian menantunya, Daud.

Sementara itu, orang-orang Nabi Daud semakin banyak jumlahnya, dimana mereka selalu mendukung apa yang dilakukan beliau. Hal membuat hati Thalut semakin panas dan segera ingin menghabisinya. Karena saking marahnya, Thalut menghunuskan pedangnya hanya untuk membunuh mereka yang dinilai tidak setia lagi padanya.

Kemudian Thalut juga segera mencari keberadaan menantunya itu ke berbagai tempat sampai bertemu. Mendengar hal itu, Nabi Daud dan pengikutnya mencari persembunyian yang aman. Setelah sampai, beliau menyuruh beeberapa pengikutnya untuk mengawasi keberadaan Thalut serta pasukannya, dimana sudah sampai lembah dekat persembunyiannya tetapi mereka dalam keadaan istirahat.

Setelah pengikutnya melaporkan hal itu, mereka mengajak Nabi Daud untuk segera menghabisi Thalut serta pasukannya. Namun, Nabi Daud enggan melakukan saran tersebut dan sebaliknya beliau berinisatif untuk memotong baju perang Thalut sedikit saja saat ia tidur. Jadi, ketika ia bangun, Daud memperingatkan mertuanya tersebut.

kisah nabi daud

Peringatan tersebut sebenarnya bertujuan untuk memberikan kesempatan bertaubat kepada Allah, namun ternyata tidak membuat Raja Thalut jera. Thalut hanya berpura-pura baik kepada Nabi Daud dan kemudian diam-diam masih mengejarnya. Mendengar berita tersebut, Nabi Daud kembali mengirim seseorang untuk mengintai keberadaan serta situasi Thalut.

Ternyata mereka sedang tidur pulas termasuk Thalut. Beliau kemudian berjalan pelan menuju tempat raja tersebut lalu mengambil anak panah dari samping kanan kepala Thalut dan kendi dikirinya. Kemudian beliau membangunkan seluruh pasukan Thalut untuk memperingatkan kepada mereka bahwa dan memanggil seorang prajurit untuk mengambil panah dan kendi tersebut.

Beliau mengingatkan pasukan Thalut bahwa meskipun mereka mengelilingi rajanya untuk melindunginya, namun nyatanya masih ada bahaya yang mengintai, sebagai buktinya adalah panah yang tertancap tepat kanan kepala Thalut. Tujuannya supaya mereka segera bertaubat kepada Allah.

Akhirnya, peringatan Nabi Daud kepada raja Israel itu meluluhkan hatinya. Thalut termenung memikirkan apa yang telah terjadi padanya hingga membayangkan bagaimana jadinya jika Daud benar-benar menghabisinya. Thalut menyesali semua tindakan buruknya dan bertaubat kepada Allah swt. Ia pun melepaskan statusnya menjadi raja lalu hidup mengembara ke luar negeri.

Dengan demikian, saat itu tidak ada pemimpin bani Israel lagi, sehingga masyarakat setempat, khususnya pengikut Nabi Daud mengangkat beliau sebagai raja negeri dan bangsanya. Sebenarnya mereka sudah lama tidak menyukai Thalut sebagai pemimpinnya, akibatnya itu membuat warga bergembira. Nabi Daud pun memerintah dengan adil dan bijaksana.

Kisah Nabi Daud Saat Mendapat Godaan

kisah nabi daud

Menurut riwayat, Nabi Daud mempunyai seratus istri, dimana mulanya berjumlah Sembilan puluh Sembilan orang. Karena suatu ketika Nabi Daud bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Sabigh binti Syaigh yang membuatnya jatuh hati. Sebenarnya gadis tersebut merupakan tunangan prajurit beliau, Uria bin Hannan yang sedang berperang di luar atas perintah beliau.

Pemuda tersebut sebenarnya sudah berjanji kepada tunangannya akan menikahinya setelah kembali perang, meskipun waktunya tidak jelas. Mereka berdua juga saling mencintai sudah sangat lama. Tidak membutuhkan banyak waktu bagi Nabi Daud untuk meminang gadis tersebut. Orang tua Sabigh pun menyetujui lamaran beliau hingga akhirnya keduanya menikah.

Kejadian itulah yang menjadi godaan bagi Nabi Daud sampai Allah mengutus malaikat untuk memperingatkan beliau. Suatu saat ketika beliau sedang bermunajat di tempat khusus sebagaimana kebiasaan kesehariannya, datanglah dua orang di hadapannya. Padahal beliau mempunyai pengawal yang patuh serta kuat.

kisah nabi daud

Nyatanya dua orang tersebut masih bisa masuk dan bahkan berhadapan dengan Nabi Daud, sehingga membuatnya tercengang. Lantas beliau menanyakan maksud dan tujuan kedatangan tamu tersebut. Salah seorang bercerita bahwa saudara yang bersamanya ittu mempunyai 99 domba betina, namun masih ingin mengambil dombanya yang hanya seekor saja dengan berbagai dalil dan alasan.

Mendengar penjelasan tersebut, Nabi Daud bertanya kepada seorang lainnya “Apakah benar begitu?”. Orang tersebut membenarkan cerita  saudaranya tadi. Beliau kemudian memutuskan bahwa orang yang hendak meminta satu domba betina lainnya itu bersalah dan mendzalimi yang lainnya. Selain itu, beliau juga akan memberikan hukuman berupa pukulan pada wajah serta hidungnya.

Laki-laki itu kemudian membalik perkataan Nabi Daud bahwa sesungguhnya yang patut mendapat hukuman adalah dirinya karena telah berbuat dzalim kepada prajuritnya dengan mengambi tunangannya. Seketika Nabi Daud tercengang dan baru menyadari bahwa kedua lelaki itu adalah malaikat utusan Allah. Kemudian beliau bersujud memohon ampunan kepada Allah.

Meskipun begitu, akhirnya gadis tersebut tetap menjadi istri beliau karena ternyata pemuda tunangannya tersebut meninggal tak lama setelah keduanya menikah. Dari penikahan beliau dengan Sabigh itulah lahir seorang nabi pula bernama Sulaiman.

Kisah Nabi Daud Saat Memerintah di Ailat

kisah nabi daud

Nabi Daud pernah memerintah sebuah desa bernama Ailat. Desa  tersebut terletak di dekat Laut Merah, sehingga mata pencaharian mereka adalah mencari ikan di laut. Setiap hari mereka mencari ikan di laut unttuk memnuhi kebutuhan, kecuali hari sabtu. Sebab, menurut ajaran kitab sebelumnya yaitu Taurat, sabtu ditetapkan sebagai hari tenang yang dipergunakan khusus untuk ibadah.

Namun justeru pada hari tersebut ikan banyak yang menampakkan dirinya bahkan lebih banyak daripada hari biasa seperti halnya mereka terjun mencari ikan. Hal itu menjadi kesempatan bagi penduduk setempat untuk mencari ikan pada hari sabtu bahkan sampai malam hari supaya memperoleh tangkapan yang lebih banyak.

Tentu saja hal itu ditentang oleh kalangan lainnya yang taat akan peraturan agama, sehingga timbul perselisihan antara nelayan yang enggan melaksanakan ajaran kitab Taurat dengan mereka yang taat. Kelompok mukmin (yang taat) memperingatkan nelayan pembangkang supaya meninggalkan desa tersebut, namun mereka enggan melakukannya.

kisah nabi daud

Alasannya mereka tanah tersebut sudah didiaminya sangat lama. Kemudian mereka mengambil keputusan bahwa sebaiknya desa Ailat dibagi menjadi dua bagian, satu sebagai tempat tinggal kaum mukmin dan yang sebagian lagi untuk para nelayan pembangkang. Kedua belah pihak akhirnya setuju dan menjalankan kehidupan masing-masing dengan bebas.

Namun, nelayan yang suka berburu ikan hari sabtu makin lama makin menjadi-jadi perilaku buruknya. Hasil tangkapannya semakin banyak dan membuatnya kaya, namun justeru dibuatnya untuk melakukan maksiat. Mereka sudah meninggalkan ajaran nabi Musa sama sekali dan bahkan lebih banyak perbuatan buruknya.

Hal itu kembali membuat kalangan mukmim ingin memperingatkan mereka, namun sama sekali tidak didengarkan apalagi dipakai dan dipikirkan. Melihat dan mendengar hal itu, Nabi Daud kemudian berdoa kepada Allah supaya kaumnya itu diberi peringatan terakhir berupa adzab. Allah swt. mengabulkan doa beliau dan akhirnya terjadi gempa bumi yang dahsyat.

Mereka yang fasiq dan lebih banyak berbuat maksiat leyam di telan bumi. Sedangkan kalangan mukmin selamat atas kuasa Allah swt. Dengan demikian, itu menjadi peringatan bagi kaum yang suka melanggar aturan agama dan perintah-Nya.

Mukjizat Nabi Daud

kisah nabi daud

Nabi Daud tinggal di kota Bethlehem dan masih keturunan ketigabelas dari Nabi Ibrahim. Beliau mempunyai tiga belas saudara ayahnya bernama Yisya. Beliau wafat pada usia 100 tahun tepat.

1. Kitab Zabur

kisah nabi daud

Nabi Daud diberi Wahyu oleh Allah SWT. berupa kitab Zabur. Kitab tersebut banyak berisi tentang banyak hikmah, nasehat-nasehat baik, pujian kepada Allah. Selain itu juga berisi kisah umat terdahulu hingga berita nabi di masa mendatang, termasuk Nabi Muhammad.

Zabur pertama kali turun kepada Nabi Daud pada bulan Ramadhan. Isinya kebanyakan dalam bentuk sajak, lagu, maupun qasidah. Tak heran jika beliau seringkali membacanya dengan melagukannya dengan nada serta suara yang indah.

2. Suaranya yang sangat merdu

Nabi Daud dianugerahi oleh Allah SWT suara yang begitu merdu. Terlebih ketika beliau membaca kitab Zabur. Dikisahkan bahwa saat beliau membaca kitab Zabur suaranya dapat menghipnotis apa-apa yang ada di sekitarnya seperti halnya burung, angin, air, dan bahkan orang sakit yang mendengarkannya bisa sembuh. Dengan begitu pula mereka ikut serta memuji Allah.

Baca Juga: Kisah Nabi Ismail AS (Singkat dan Lengkap)

3. Bisa melunakkan besi dengan tangan kosong

kisah nabi daud

Selain itu, nabi Daud juga diberi keahlian khusus oleh Allah yaitu dapat melunakkan besi hingga menjadikannya menjadi banyak hal. Bahkan beliau mampu membuat pakaian dari besi yang nantinya bisa digunakan untuk berperang.

Diriwayatkan oleh Qatadah bahwa Nabi Daud merupakan orang pertama yang membuat pakaian perang dari besi, dimana sebelumnya terbuat dari logam ringan serta tipis. Menurut riwayat lain mengatakan bahwa itu sudah menjadi pekerjaan keseharian beliau hingga menjualnya dengan harga yang cukup untuk memenuhi kebutuhan.

4. Mempunyai keahlian khusus dalam menengahi perselisihan

Sebagaimana firman Allah dalam surat Shaad ayat 20 yang artinya “Dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan.” Ayat di atas menjelaskan bahwa Nabi Daud diberikan keistimewaan berupa keahlian dalam memecahkan perselisihan.

Al kisah suatu ketika ada dua orang berselisih mengenai pencurian sapi. Seorang mengaku sapinya dicuri oleh seseorang, namun seorang yang tituduh tersebut enggan mengakui tuduhan satu sama lainnya. Mereka membawa hal itu kepada  Nabi Daud supaya memperoleh keadilan.

Beliau kemudian menangguhkan masalah tersebut sampai malam hari, hingga akhirnya Allah swt. menurunkan wahyu kepadanua supaya ia menghukum mati si penuduh. Saat pagi tiba, Nabi Daud langsung memanggil penuduh dan melakukan eksekusi mati baginya. Pengikutnya pun segera melakukan perintah eksekusi tersebut.

Dengan demikian pula Nabi Daud diberikan keistimewaan sebagai raja yang besar dan kuat. Sebab, setiap berperang beliau selalu menang dan mampu menghalau musuhnya dengan mudah. Itu bukan perkara yang biasa terjadi pada semua manusia biasa.

Baca Juga: Kisah Nabi Muhammad SAW (Singkat dan Lengkap)

5. Gunung hingga burung bertasbih mengikuti tasbih Nabi Daud

kisah nabi daud

Atas izin Allah burung-burung maupun gunung ikut serta bertasbih kepada-Nya mengikuti tasbih beliau. Terlebih ketika beliau membaca tasbih dengan lantunan lagu dan suara yang merdu. Selain itu, Nabi Daud juga diberi keahlian khusus oleh Allah yaitu bisa mengerti bahasa burung.

Kisah Nabi Daud di atas setidaknya bisa menambah pengetahuan kita tentang cerita para nabi. Selain itu juga bisa kita ambil hikmahnya bahwa setiap perbuatan itu akan diganjar oleh Allah, apalagi berbuat maksiat. Kita senantiasa harus bersyukur kepada-Nya dengan apa yang sudah diberikan tanpa harus menginginkan lebih.

Tinggalkan komentar