Keanekaragaman Ekosistem : Pengertian, Faktor, dan Contoh Lengkap!

Manusia, makhluk hidup lainnya, dan komponen abiotik berada adalah satu lingkungan yang sama, maka lingkungan tersebut lah yang dapat Kita sebut sebagai ekosistem.

Pelajaran mengenai ekosistem ini akan Kamu pelajari pada mata pelajaran biologi kelas 10 SMA pada bab keanekeragaman hayati.

Keanekaragaman ekosistem merupakan bagian dari keanekaragaman hayati, selain keanekaragaman gen dan jenis.

Ekosistem sendiri ada bermacam-macam dan antara ekosistem yang satu dan yang lainnya memiliki karateristik dan ciri yang juga berbeda. Tentu saja, komponen biotik dan abiotik yang ada juga berbeda sesuai dengan ekosistem.

Pengertian Keanekaragaman Ekosistem

keanekaragaman ekosistem terbentuk karena adanya

Ekosistem yaitu interaksi ataupun hubungan timbal balik antara individu dengan individu yang lain serta interaksi individu dengan lingkungan tempat tinggalnya. Setiap individu akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan di lingkungan yang sesuai dengannya.

Lingkungan tidak hanya ditempati oleh satu jenis individu melainkan juga ditinggali oleh individu jenis lainnya yang sesuai dengan lingkungan tersebut. Hal ini membuat di suatu lingkungan akan ada berbagai individu makhluk hidup dengan jenis yang berlainan yang dapat hidup dengan berdampingan.

Individu-individu makhluk hidup tersebut saling menyatu dengan lingkungannya. Makhluk hidup yang menempati lingkungan tersebut akan memengaruhi lingkungannya, begitupun lingkungan akan memengaruhi makhluk hidup yang tinggal di sana. Artinya, antara lingkungan dan makhluk hidup yang menempatinya terjadi sebuah interaksi dinamis.

Faktor Keanekaragaman ekosistem

jelaskan keanekaragaman ekosistem yang telah anda amati

Faktor yang menyebabkan adanya keanekaragaman ekosistem di dunia ini adalah adanya faktor dari komponen biotik dan abiotik.

Faktor biotik tersebut adalah makhluk hidup, sementara untuk faktor komponen abiotik meliputi faktor kimia (sanitasi, kandungan mineral, dan tingkat keasinan) dan fisis (kelembaban, cahaya, air, suhu, dan tanah).

Perbedaan kondisi dari faktor abiotik di suatu daerah akan menyebabkan jenis biotik atau makhluk hidup yang tinggal bisa beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda tersebut.

Hal tersebut menjadikan bagian permukaan bumi yang memiliki variasi dari komponen abiotik yang beragam dan tinggi dapat menghasilkan keanekaragaman tingkat ekosistem.

Pada daerah yang berbeda, kuantitas dan kualitas dari komponen abiotik dan biotik juga akan bervariasi. Antar faktor komponen akan hidup secara berdampingan, jika terjadi gangguan atau kepunahan salah satu bagian anggota dari ekosistem, hal tersebut dapat mengganggu keseimbahangan dan kelangsungan hidup makhluk hidup yang lainnya.

Contoh Keanekaragaman Ekosistem

Di masing-masing belahan dunia terdapat ekosistem yang berbeda untuk biotik dan abiotik yang terdapat di dalamnya.

Perbedaan komponen abiotik dan biotik menghasilkan perubahan pada pola interaksi dan juga menghasilkan ekosistem yang berbeda.

Baca Juga: Keanekaragaman Hayati di Indonesia: Persebaran, Karakter, Contoh

1. Gurun

keanekaragaman gen ekosistem dan spesies

Gurun atau ekosistem padang pasir merupakan ekosistem yang mempunyai karakteristik suhu tinggi, angin kencang, jarang terjadi hujan, dan memiliki iklim yang panas.

Ekosistem gurun ini ditempati oleh macam-macam fauna dan flora dengan tingkat keragaman yang dapat dibilang rendah. Tumbuhan yang terdapat di gurun merupakan jenis tumbuhan berduri dan hewan yang berupa mamalia kecil dan reptilia.

2. Hutan Hujan Tropis

contoh keanekaragaman ekosistem dan gambarnya

Ekosistem hutan hujan tropis memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki hutan hujan tropis, sehingga Indonesia termasuk negara yang memiliki keanekaragaman makhluk hidup yang termasuk tinggi.

Ekosistem ini terletak pada daerah dengan iklim tropis dan memiliki tingkat curah hujan yang tinggi. Jenis tumbuhan yang terdapat pada ekosistem ini adalah jenis lumut-lumutan, pepohonan tinggi, dan tumbuhan epifit. Hewan yang menempati ekosistem ini, misalnya burung, kera, dan reptil.

3. Lumut

keanekaragaman ekosistem beserta contohnya

Ekosistem lumut merupakan ekosistem yang di dalamnya didominasi dengan tumbuhan lumut dan binatang dengan bulu yang tebal. Ekosistem lumut ini lahir dipengaruhi oleh komponen abiotik berupa kelembaban yang tinggi dan suhu ekosistem yang rendah.

Ekosistem lumut ini berada di daerah sekitar kutub sub tropis ataupun puncak gunung yang sangat tinggi.

4. Hutan Berdaun Jarum

gambar keanekaragaman ekosistem

Ekosistem ini sesuai dengan namanya, karena ekosistem ini banyak ditempati oleh tumbuhan dengan daun yang berbentuk menyerupai jarum, misalnya pohon pinus atau pohon cemara.

Daun tumbuhan tersebut adalah hasil dari bentuk interaksi antara tumbuhan dengan faktor abiotik yang dingin. Hewan yang banyak hidup pada ekosistem ini yaitu beruang yang memiliki bulu yang tebal.

5. Padang Rumput

keanekaragaman ekosistem campuran

Ekosistem padang rumput didominasi oleh rerumputan yang tumbuh di daerah yang sangat luas. Rerumputan ini akan mengundang herbivora misalnya mamalia besar untuk makan rerumputan tersebut dan karnivora yang merupakan pemburu binatang herbivora.

Ekosistem ini memiliki karakteristik terdapat pada daerah yang memiliki iklim kering dengan ketinggian kurang lebih 4000 mdpl.

6. Hutan Gugur

keanekaragaman ekosistem darat

Hutan gugur merupakan ekosistem yang terletak di daerah sub tropis yang memiliki curah hujan dengan tingkat sedang atau cukup. Kamu bisa menemukan fauna berupa rusa disini.

7. Taiga

keanekaragaman ekosistem di indonesia

Taiga merupakan ekosistem yang dapat dijumpai di daerah dengan iklim sub tropis dan daerah yang iklimnya tinggi. Banyak pula ditemukan binatang beruang dan rusa.

8. Pantai

keanekaragaman ekosistem terjadi akibat

Ekosistem pantai merupakan ekosistem yang didominasi dengan formasi pes caprae dan barring tonia dengan bentuk perdu atau pohon. Hewan yang hidup pada ekosistem ini misalnya, kepiting, burung pantai, moluska pantai, dan serangga.

9. Air laut

apa dasar terjadinya keanekaragaman ekosistem jelaskan

Ekosistem air laut merupakan ekosistem air yang ada di kedalaman 2000 meter dari permukaan laut serta tidak mendapatkan sinar dar matahari. Tentunya, hidup hewan laut seperti ikan salmon, kepiting, ikan pari, dan lainnya.

10. Air tawar

keanekaragaman ekosistem air payau

Ekosistem air ini memiliki variasi suhu yang rendah dengan penetrasi cahaya matahari yang terbilang kurang, tetapi ekosistem ini tetap terpengaruh oleh cuaca dan iklim. Fauna yang ada bisa seperti ikan air tawar, udang air tawar. Sedangkan tanaman yang bisa tumbuh adalah teratai, eceng gondok, dan lainnya.

11. Danau

keanekaragaman hayati ekosistem perairan

Danau merupakan jenis ekosistem yang wilayah perairannya dikelilingi wilayah daratan. Tumbuhan bisa berupa eceng gondok dan tanaman air lainnya, sedangkan hewan yang hidup di perairan danau diantaranya ikan kecil, angsa, dan lainnya. Terkadang, buaya juga ditemukan.

12. Sungai

keanekaragaman ekosistem adalah

Sungai yang merupakan bagian dari ekosistem air merupakan aliran air yang terdapat pada permukaan bumi dan mengalir dari tempat yang tinggi dan menuju ke tempat yang rendah.

13. Terumbu Karang

keanekaragaman hayati ekosistem air

Terumbu karang merupakan ekosistem yang berada di laut dangkal dengan sinar matahari yang tetap dapat masuk. Tentunya ekosistem ini dipenuhi dengan terumbu karang dan ikan-ikan laut kecil.

14. Rawa

keanekaragaman ekosistem adalah brainly

Rawa adalah ekosistem yang berupa genangan air yang berada pada laut dangkal dan letaknya ada di daerah rawa-rawa. Hati-hati, karena daerah rawa ini biasanya terdapat biawak, komodo, dan buaya.

15. Estuari

keanekaragaman tingkat gen ekosistem

Estuari merupakan salah satu dari ekosistem air, dimana ekosistem ini merupakan tempat bertemu air laut dengan air tawar. Ada banyak tumbuhan dan hewan yang bisa kamu temukan, diantaranya ikan dan tanaman air.

Ternyata ada banyak macam ekosistem yang terdapat di bumi, oleh karena itu sebagai makhluk hidup yang tinggal di bumi, kita perlu melestarikan ekosistem agar komponen yang ada di dalamnya bisa tetap terjaga dan hidup dengan baik.

Keanekaragaman ekosistem ini merupakan bukti dari keanekaragaman hayati dalam tingkat yang besar.

Salam milenial!

Tinggalkan komentar