Etika dalam Bisnis, Apa Saja Itu?

Etika dalam Bisnis, Apa Saja Itu?

Menjalankan bisnis atau usaha baik itu skala kecil, menengah, atau skala perusahaan besar, itu ada etikanya.

Seringkali kita menemui kasus dimana sebuah perusahaan menjadi sulit berkembang karena kurang memperhatikan etika dalam bisnis.

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan etika berbisnis? Apakah ada ketentuan tertulis perihal etika bisnis? Siapa yang menilai dan apa sanksinya?

Pengertian Etika dalam Bisnis

Apa sih yang dimaksud etika dalam bisnis?

etika dalam bisnis adalah

Menurut wikipedia, etika dalam bisnis adalah cara untuk melakukan aktifitas bisnis yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan perusahaan, individu atau karyawan, dan bahkan masyarakat. Etika bisnis pada dasarnya memiliki konsep yang sama, hanya penerapannya yang mungkin sedikit berbeda tergantung dari jenis bisnisnya.

Etika dalam bisnis internasional adalah norma-norma atau aturan yang berlaku secara global ketika kamu sebagai pelaku bisnis berurusan dengan perusahaan dari negara asing. Etika bisnis ini dibutuhkan ketika memang skala bisnismu sudah pada taraf internasional.

Dalam menjalin kerjasama dengan perusahaan dari negara lain, kamu harus mengenali dan berlaku sesuai dengan etika dan norma pada perusahaan tersebut. Seringkali sebuah etika yang berlaku di suatu instansi atau negara tidak berlaku di instansi atau negara lain.

Lebih mengerucut lagi, ada etika berdasarkan ras dan agama. Salah satunya adalah etika dalam bisnis islam dimana satu sama lain harus mengikuti norma agama dan sesuai dengan syariah agama Islam.

Ada juga bisnis yang dibedakan berdasarkan medianya yaitu bisnis online. Etika dalam bisnis online juga patut diperhatikan seperti dalam hal merespon pertanyaan calon konsumen sebaiknya tidak terlalu lama.

7 Etika dalam bisnis yang perlu diperhatikan

Dalam rangka menjaga reputasi perusahaan dan juga citra diri sendiri, ada beberapa etika dalam bisnis yang perlu kamu ketahui. Berikut ini beberapa etika yang berlaku secara global baik dalam skala nasional maupun internasional.

1. Mengenakan pakaian yang rapi

etika dalam bisnis online

Dalam melakukan kegiatan bisnis terutama ketika akan bertemu dengan atasan atau dengan klien, sewajarnya kamu mengenakan pakaian yang rapi dan sopan. Selain memberikan kesan formal, dengan berpakaian rapi orang akan lebih menghargai kamu.

Selain untuk menghargai klien, menggunakan pakaian yang rapi juga akan membuat kamu terlihat lebih serius dan dewasa. Hal ini juga bisa membantu meningkatkan rasa percaya diri kamu.

2. Berdiri saat berkenalan dan bersalaman

konsep etika bisnis dalam al quran

Etika kedua yang perlu kamu ingat adalah berdiri saat bersalaman atau berkenalan dengan orang baru. Sekilas ini terlihat sepele, tetapi penting untuk diingat dan dipraktekkan.

Berdiri ketika berkenalan adalah cara menunjukkan penghargaan kamu kepada orang yang baru kamu kenal. Selain itu, dengan berdiri orang akan senang karena merasa dirinya penting dan dihargai.

3. Menyebutkan nama

pentingnya etika dalam aktivitas bisnis

Detail kecil ini seringkali dilupakan oleh orang-orang dalam berbisnis. Kadang sudah ngobrol panjang lebar tetapi orang lupa menyebutkan namanya.

Walaupun banyak juga kasus sebaliknya. Sudah memperkenalkan nama, tetapi lawan bicara tidak mengingat siapa nama orang yang sedari tadi diajak bicara.

4. Mengucapkan terima kasih

etika bisnis dalam bidang pemasaran

Mengucapkan terimakasih adalah kebiasaan dan etika yang sangat sederhana tetapi sering dilupakan. Terutama kalau kita sedang bersama orang-orang terdekat.

Perlu diperhatikan bahwa ucapan terimakasih akan sangat berarti ketika kamu akan membangun hubungan dengan klien atau atasan. Sebenarnya tidak susah, hanya perlu membiasakan diri saja.

Mulailah dari hal-hal yang kecil seperti ketika klien memuji presentasimu, atau ketika atasanmu mengapresiasi laporan yang sudah kamu buat. Ucapan terimakasih akan membuat mereka lebih merasa nyaman dan senang karena keramahanmu.

5. Menggunakan bahasa yang baik

etika bisnis dalam bidang keuangan

Saat berkomunikasi dengan atasan ataupun dengan klien, gunakanlah bahasa yang baik. Penggunaan bahasa yang baik akan membuat kamu terlihat sopan dan komunikasi bisa berjalan dengan baik.

Bahasa yang baik tidak selalu berarti formal. Kamu juga bisa menggunakan bahasa sehari-hari, tetapi pilihlah kata-kata yang pantas dan sopan.

Jika menggunakan bahasa Indonesia, gunakanlah bahasa formal ataupun semi-formal. Penggunaan bahasa sopan non-formal bisa dilakukan kalau kamu merasa butuh untuk mencairkan suasana dan menambah keakraban.

Jika ternyata kalian berasal dari daerah yang sama, kamu bisa mencoba menggunakan bahasa daerah. Ini bagus untuk membangun hubungan yang lebih dekat serta membangun kepercayaan klien kepada kamu. Tapi tetap pada etika, yaitu pemilihan bahasa yang baik dan sopan.

6. Jangan duduk sambil menyilang kaki

etika bisnis dalam dunia modern

Sikap duduk juga ada etikanya dalam pertemuan bisnis. Sikap duduk merupakan salah satu bahasa tubuh yang bisa menunjukkan karakter dan penghormatan kamu kepada lawan bicara baik itu atasan maupun klien.

Usahakan untuk tidak duduk dengan cara menyilangkan kaki ketika sedang berada dalam pertemuan bisnis. Etika ini berlaku tidak hanya pada wanita, tetapi berlaku juga pada laki-laki.

7. Membayar tagihan ketika menjadi tuan rumah

etika bisnis dalam ekonomi

Etika selanjutnya ini perlu diketahui untuk kamu yang baru dalam dunia bisnis. Soal membayar tagihan ketika berada di restoran atau tempat pertemuan.

Saat kamu melakukan pertemuan dengan klien di luar kantor, maka kamu yang harus membayar tagihannya. Hal ini juga berlaku sebaliknya.

Jika kamu diundang untuk melakukan pertemuan, maka jangan menolak jika kolegamu yang membayar tagihan. Etika ini tidak memandang gender, baik wanita maupun pria, aturannya tetap sama.

Kalau kamu adalah wanita dan kolegamu adalah pria sehingga dia menolak untuk ditraktir, kamu bisa bilang bahwa uangmu nanti akan diganti oleh kantor. Ingat, etika ini tidak memandang gender.

Pada dasarnya dalam menentukan etika-etika berbisnis didasari oleh beberapa pendekatan. Pendekatan pertama adalah bahwa setiap tindakan akan ada konsekuensinya.

Artinya kamu harus mempertimbangkan semua sikapmu karena baik atau buruk semua akan ada konsekuensinya. Bersikap baik akan menghasilkan hasil yang baik pula, entah itu berupa hubungan yang baik dengan klien bahkan hingga mencapai kesepakatan bisnis yang kamu inginkan.

Pendekatan kedua yaitu berbicara tentang hak dasar semua orang. Perlu anda ingat bahwa setiap orang memiliki hak dasar untuk dihormati dan dihargai.

Pendekatan ketiga adalah justice approach atau pendekatan keadilan. Artinya semua orang dianggap sama rata dan perlu diperlakukan secara hormat.

Pun dalam hal pengambilan keputusan, etikanya adalah seorang professional harus membuat keputusan yang objektif. Bukan hanya berdasarkan hubungan personal, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek kemampuan untuk kepentingan perusahaan.

Demikianlah beberapa etika dalam bisnis yang perlu kamu ketahui agar kedepan kamu dapat mencapai kesuksesan dalam karirmu. Setiap detail sikap yang kamu tunjukkan baik itu dihadapan atasan maupun di hadapan klien akan mempengaruhi bisnis ataupun karirmu.

Perlu diingat juga bahwa sikap yang baik akan membawa citra baik untuk dirimu sendiri dan untuk perusahaan yang kamu wakili. Kalau diawal pertemuan saja klien sudah tidak suka, maka kecil kemungkinannya untuk kamu bisa mendapatkan kesepakatan dengan mereka.

Punya pengalaman menarik tentang etika dalam berbisnis? Atau kamu punya tips-tips lain yang ingin kamu bagikan terkait dengan etika dalam bisnis? Silakan bagikan komentarmu di kolom yang sudah tersedia. Siapa tau bisa menjadi bahan diskusi. Sekian dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar