Besaran Skalar : Pengertian, Contoh Satuan, dan Dimensinya

Berapa jarak rumah mu ke sekolah? Misalnya, jarak rumah mu ke sekolah adalah 100 m, maka apakah kita bisa memastikan bahwa 100 m dari rumah mu hanya ada sekolah? Untuk memastikan posisi sekolah, tidak cukup jika kita hanya menyebutkan 100 m, kita perlu menambahkan arahnya juga. Sedangkan untuk menyatakan jarak, kita tidak perlu untuk menambahkan arah.

Itulah yang membedakan besaran vektor dengan besaran skalar. Pada tulisan kali ini, kita akan membahas  pengertian besaran skalar dan contoh besaran skalar beserta satuan dan dimensinya. (Baca juga: Besaran dan Satuan agar kamu lebih paham)

Pengertian Besaran Skalar

besaran skalar contoh
Source: pexels.com

Dari kasus di atas, kita bisa menyimpulkan perbedaan dari besaran vektor dan besaran skalar. Besaran vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah, sedangkan besaran skalar adalah besaran yang hanya memiliki nilai. Contoh dari besaran skalar adalah massa, waktu, jarak, kelajuan, usaha, energi, dan tekanan. Besaran skalar apa saja

Contoh Besaran Skalar Beserta Satuan dan Dimensinya

besaran skalar beserta satuan dan dimensinya
Source: pexels.com

1. Massa

Massa merupakan karakteristik suatu benda yang didefinisikan sebagai ukuran kelembaman benda tersebut. Dengan kata lain, semakin besar massa suatu benda, maka semakin sulit untuk mengubah keadaan benda tersebut.

Jika suatu benda memiliki massa yang besar sedang dalam keadaan diam, maka sulit untuk membuat benda tersebut bergerak. Dan sebaliknya, jika benda tersebut sedang bergerak, akan sulit untuk membuat benda itu diam.

Massa dinyatakan dengan satuan SI kilogram (kg) dan dimensi untuk massa adalah [M]

2. Waktu

Besaran waktu adalah salah satu dari tujuh besaran pokok dan merupakan besaran skalar. Satuan SI untuk waktu adalah sekon (s) dan dimensi untuk waktu adalah [T]

3. Jarak

Jarak dapat kita gunakan untuk menyatakan letak suatu benda. Misalnya, jarak rumahmu ke sekolah adalah 100 m.

Lalu, apa bedanya dengan posisi? Jika kita mendeskripsikan rumah mu dengan konsep posisi berdasarkan contoh di atas, maka penulisan tersebut kurang lengkap. Untuk menyatakan posisi, kamu perlu menambahkan arahnya, misalnya ke arah barat. Jadi, posisi sekolahmu dari rumah adalah 100 m ke arah barat.

Jika jarak hanya menyatakan selang panjang dua benda tanpa mempertimbangkan titik nol pengukurannya, maka posisi adalah besaran yang menyatakan selang panjang antara dua benda dengan memperhatikan titik nol pengukurannya. Oleh karena itu, jarak termasuk besaran skalar dan posisi adalah besaran vektor.

Untuk lebih jelas mengenai perbedaan jarak dan posisi, perhatikan contoh di bawah ini.

Terdapat kerangka acuan berupa sumbu X mendatar dan memiliki titik acuan O. Panjang tiap skalanya dinyatakan dengan satuan meter (m).

besaran skalar dan besaran vektor

Dari gambar di atas, kita ketahui bahwa jarak A dari titik acuan O adalah 3 meter. Jarak tersebut bisa kita ukur dari O ke A ataupun dari A ke O

Kita ketahui juga dari gambar jarak B dari titik acuan O adalah 3 meter, dan jarak tersebut juga bisa kita ukur dari O ke B ataupun dari B ke O

xA= 3 m

xB= 3 m

dari contoh jarak A dan jarak B tersebut, ternyata tidak ada perbedaan penulisan jarak A yang berada di sebelah kanan titik acuan O dengan jarak B yang berada di sebelah kiri titik acuan O

Tetapi, jika ditanyakan posisi A dan posisi B, maka kita harus memperhatikan letak kedua titik tersebut dari titik acuannya.  Posisi A merupakan selang panjang dari titik acuan O ke titik A dan diukur dari titik acuan O ke titik A. Notasi untuk posisi A dituliskan sebagai  ,

Positif (+) pada posisi A menunjukkan bahwa titik A berada di sebelah kanan titik acuan O.

Sedangkan posisi B merupakan selang panjang dari titik acuan O ke titik B dan diukur dari titik acuan O ke titik B. Notasi untuk posis B dituliskan sebagai

Negatif (-) pada posisi B menunjukkan bahwa titik B berada di sebelah kiri titik acuan O.

Jarak dan posisi dinyatakan dengan satuan SI meter (m). Karena satuannya meter, dimensi dari jarak maupun posisi adalah [L].

4. Kelajuan

Definisi kelajuan (v) adalah panjang lintasan atau jarak yang ditempuh suatu benda pada tiap satu satuan waktu. Karena panjang lintasan/ jarak dan waktu merupakan besaran skalar, maka kelajuan juga merupakan besaran skalar. Berbeda dengan kecepatan yang merupakan besaran vektor.

Kecepatan merupakan perbandingan antara perubahan posisi(perpindahan) dengan selang waktu. Karena perubahan posisi(perpindahan) termasuk besaran vektor, maka kecepatan juga termasuk ke dalam contoh besaran vektor.

Kelajuan dan kecepatan memiliki satuan SI meter per sekon (m/s) dan dimensi untuk kelajuan ataupun kecepatan adalah [L][T]-1yang dapat diuraikan seperti berikut :

kelajuan

5.  Usaha

Di dalam fisika, usaha merupakan segala sesuatu yang dilakukan oleh gaya pada suatu benda agar benda tersebut dapat bergerak. Usaha (W) adalah hasil perkalian dot antara dua buah besaran vektor, yaitu vektor gaya dan vektor perpindahan. Perkalian dot antara dua besaran vektor akan menghasilkan besaran skalar. Sehingga usaha termasuk besaran skalar.

usaha

Sekarang kita akan mencari dimensi untuk usaha berdasarkan perumusan di atas,

usaha 2

satuan untuk massa adalah kg, satuan untuk percepatan adalah m/s2, dan satuan untuk perpindahan adalah m. Sehingga diperoleh satuan untuk usaha adalah kgm2/s2 (joule/J)

Berdasarkan satuan tersebut, maka dimensi untuk usaha adalah sebagai berikut :

usaha 3

6. Energi

Definisi sederhana dari energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Energi terdiri dari berbagai macam bentuk, dari mulai energi kinetik, energi potensial, energi mekanik, energi panas, energi kimia, dan masih banyak bentuk energi yang lainnya.

Satuan SI untuk energi adalah joule (J). Untuk mengetahui dimensi dari energi, kita ambil dari perumusan salah satu bentuk energi, yaitu energi kinetik.

Energi kinetik adalah energi yang dimiliki suatu benda karena geraknya (atau kecepatannya). Rumus untuk energi kinetik adalah:

energi

Dengan m adalah massa benda dengan satuan kilogram (kg) dan v adalah kecepatan benda dengan satuan meter per sekon (m/s). Maka, untuk satuan energi adalah kgm2/s2, 1 kgm2/s2=1 J

Berdasarkan satuan tersebut, maka dimensi untuk energi adalah sebagai berikut :

energi 1

Di atas kita mendapatkan dimensi energi berdasarkan definisi dari energi kinetik, tetapi jika kita mencari dimensi energi dari definisi energi yang lain, kita tetap akan mendapatkan dimensi yang sama seperti di atas.

7. Tekanan

Tekanan (P) didefinisikan sebagai gaya (F) yang bekerja pada tiap satu satuan luas permukaan (A). Maka persamaan matematis untuk tekanan adalah,

tekanan

Satuan SI untuk tekanan adalah pascal (Pa), dengan 1 Pa = 1 N/m2. Dari perumusan di atas, kita dapat menjabarkannya untuk memperoleh dimensi dari tekanan

tekanan 2

Diperoleh satuan untuk tekanan adalah , berdasarkan satuan tersebut, maka dimensi untuk tekanan adalah sebagai berikut :

tekanan 3

Gimana? Cukup mudahkan untuk memahami apa itu besaran skalar? Dibandingkan dengan besaran vektor, besaran skalar lebih mudah untuk dipahami karena hanya menggunakan oprasi matematis biasa dalam pengoprasiannya.

Sumber :

Sutrisno, 2003. Ilmu Fisika Jilid 1 Untuk kelas 1 SMU/MA. Bandung : Acarya Media Utama

AY, Suroso dkk. 2002. Ensiklopedia Sains dan Kehidupan. Jakarta : Tarity Samudra Berlian

Kanginan, Marthen. 2006. Fisika 2A Untuk SMA Kelas XI. Cimahi : Erlangga

Tinggalkan komentar