Apa Itu Bisnis Multi Level Marketing (MLM)? (Penjelasan Lengkap)

Zaman modern ini banyak bisnis-bisnis yang terus berkembang, salah satunya bisnis multi level marketing (MLM) yang populer dan banyak digeluti orang-orang. Apa kamu tahu, apa itu bisnis multi level marketing dan bagaimana cara kerjanya. Artikel ini akan membahas dan menjelaskan secara singkat tentang bisnis multi level marketing (MLM).

Apa Itu Bisnis Multi Level Marketing?

bisnis multi level marketing

Bisnis multi level marketing adalah bisnis yang strategi pemasaran bertingkat dan berantai, sales tidak hanya mendapatkan bonus dari penjualannya, tetapi juga bonus dari penjualan sales lain yang direkrut. Sistem pemasarannya ada istilah promotor (upline) dan bawahan (downline), orang-orang yang menjual produk berdasarkan jenjangnya.

Promotor (upline) untuk mendapatkan bonus harus mencari bawahan (downline) sebanyak-banyaknya. Bawahan (downline) juga harus mencari downline baru di bawahnya agar bisa menjadi upline. Tingkatan anggota juga dapat berubah berdasarkan pembayaran atau pembelian produk tertentu.

Bagaimana Bisnis MLM Mendapatkan Uang?

apa itu bisnis multi level marketing

Keuntungan yang diberikan sistem multi level marketing, berdasarkan banyak bawahan (downline) melakukan pembelian barang. Selain itu, promotor (upline) mendapat bonus tertentu, jika bisa merekrut bawahan (dowline). Ada beberapa MLM yang tidak memberikan bonus atas jasa perekrutan. Sebenarnya, bonus perekrutan dilarang berdasarkan Permendag No 13 tahun 2006 Bab I Pasal 1 ayat 11.

Sejarah Bisnis Multi Level Marketing (MLM)

apa itu bisnis multi level marketing

Awal muncul sistem multi level marketing masih menjadi pedebatan, antara tahun 1920-1930 atau awal tahun 1940. Meskipun demikian, bisnis multi level marketing (MLM) populer di Amerika tahun 1970. Perusahaan yang memakai sistem MLM pertama kali dari Amerika dengan modal awal yang tidak besar. Oleh sebab itu, dikatakan MLM cara bisnis sederhana dengan modal kecil dan dapat digeluti oleh siapa saja.

Tertarik dalam Berbisnis MLM? Ketahui ini Dulu!

apa itu bisnis multi level marketing

Perusahaan multi level marketing (MLM) sering dikritik dan menjadi sasaran tuntutan hukum, dikarenakan ada yang menyalahgunakan sehingga tidak sesuai dengan peraturan multi level marketing. Misalnya lebih mementingkan mencari downline dari pada menjual produk, skema pembagian bonus yang kompleks, dan lain-lain.

Strategi multi level marketing dalam dunia bisnis menguntungkan pengusaha untuk menghemat biaya promosi, iklan, dan lain-lain. Selain itu, juga menguntungkan para pemasaran yang ingin bekerja secara bebas tanpa batasan usia dan waktu.

Networking marketing seperti multi level marketing terbaru, memang hampir sama, tetapi ada sedikit perbedaan dari segi beberapa peraturannya. Network marketing atau jaringan pemasaran adalah cara pemasaran dengan sistem keanggotaan untuk memasarkan produknya. Bisnis ini juga dapat dijalankan bersama-sama.

Contoh-contoh Bisnis MLM di Indonesia

bisnis multi level marketing menurut hukum islam

Beberapa contoh bisnis multi level marketing (MLM) terbaik di Indonesia  yaitu:

1. Oriflame

Oriflame adalah perusahaan multi level marketing (MLM) berasal dari Swedia. Perusahaan ini berdiri sejak 1967 dan sekarang sudah memiliki jaringan di 60 negara. Produk-produk yang dijual yaitu kosmetik untuk wanita.

2. Tupperware

Tupperware adalah perusahaan multi level marketing (MLM) berasal dari Amerika Serikat yang berdiri pada tahun 1948. Tupperware pernah masuk ke dalam top 10 bisnis MLM terbaik di dunia. Produk-produk yang dijual yaitu produk rumah tangga untuk penyimpanan keperluan dapur.

3. Nu Skin

Nu Skin adalah perusahaan sistem multi level marketing (MLM) yang berasal dari Amerika Serikat. Perusahan ini pernah masuk 100 perusahaan paling terpercaya versi Forbes tahun 2010. Produk-produk yang dijual yaitu produk kecantikan dan kesehatan.

3. Herbalife

Herbalife adalah perusahaan sistem multi level marketing (MLM) berasal dari Amerika Serikat. Produk-produk yang dijual yaitu suplemen makanan, nutrisi olehraga, produk perawatan kulit dan produk manajemen berat badan.

4. Usana Health Sciences

Usana Health Sciences adalah merupakan perusahaan nutrisi global yang berasal dari Amerika Serikat. Produk yang dijual yaitu suplemen dan alat kesehatan.

5.  Amway

Amway adalah perusahaan multi level marketing (MLM) berasal dari Amerika Serikat. Amway pernah menjadi posisi teratas dalam 100 bisnis MLM terbaik di dunia tahun 2018 menurut directsellingnews.com. Produk-produk yang dijual yaitu produk kebugaran, kecantikan, perawatan rumah tangga sehari-hari, dan pertanian.

6. KLINK

KLINK adalah perusahaan sistem multi level marketing asal Malaysia, masuk ke Indonesia sekitar tahun 2001-2002. Produk yang dijual yaitu suplemen kesehatan.

7. AVAIL

AVAIL adalah perusahaan menggunakan sistem multi level marketing (MLM). Produk-produk yang dijual yaitu produk kosmetik dan kesehatan seperti pembalut dan pantyliner.

8. CNI

Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI) adalah perusahaan sistem multi level marketing (MLM) pertama dari Indonesia. Perusahaan ini di dirikan di Bandung tahun 1986. Produk yang dijual yaitu produk makanan, kesehatan, dan pertanian.

9. TIENS

TIENS adalah perusahaan multi level marketing berasal dari China. Produk-produk yang dijual yaitu obat-obat kesehatan yang bermacam-macam sesuai kebutuhan.

Prospek kah Bisnis MLM ?

bisnis multi level marketing terbaru

Di era modern dengan teknologi yang serba canggih ini, bisnis sistem jaringan ini justru semakin berkembang. Potensi bisnis multi level (MLM) marketing sebenarnya besar, tetapi strategi pemasaran dan produk di hasilkan harus tepat. Kebanyakan di Indonesia strategi pemasarannya tidak tepat.

Bisnis multi level marketing (MLM) memang memberi peluang menjadi anggota, tanpa harus ada ijazah dan tanpa batasan jam kerja, tetapi hasil yang diperoleh umumnya tidak terlalu banyak. Anggota bisnis MLM harus memiliki kemampuan komunikasi untuk berjualan produk dan mengajak orang-orang bergabung menjadi anggota bisnis MLM.

Sebelum bergabung menjadi anggota MLM, kamu harus mengetahui informasi tentang bisnis MLM, bagaimana cara kerjanya, serta kekurangan dan kelebihannya. Agar kamu dapat mengetahui, bisnis ini prospek atau tidak untuk kamu.

Bisnis MLM dalam Islam, Apa diizinkan?

hukum bisnis multi level marketing dalam islam

Islam mempunyai prinsip-prinsip tentang pengembangan sistem bisnis. Prinsip-prinsipnya yaitu harus terbebas dari unsur  dharar (bahaya), jahalah (ketidakjelasan) dan zhulm (merugikan) serta tidak adil. Bisnis juga harus terbebas dari unsur-unsur berikut yaitu maysir (judi), gharar (penipuan), haram, riba (bunga), dan  batil.

Banyak yang mempertanyakan bisnis MLM menurut hukum islam haram atau halal. Bisnis sistem multi level marketing prinsipnya boleh, tetapi harus terbebas dari unsur-unsur di atas dan harus berdasarkan syariah islam yaitu :

  1. Produk yang dijual halal dan berkualitas
  2. Memenuhi sistem akad dan rukun jual beli (ada penjual dan pembeli)
  3. Tidak ada penipuan
  4. Sistem akuntansi jelas sesuai syariah
  5. Tidak ada kenaikan harga produk sampai dua kali lipat
  6. Pembagian bonus sesuai dengan usaha masing-masing
  7. Sistem pemasaran sesuai syariah
  8. Kebijakan, opersional, dan budaya kerja harus sesuai syariah
  9. Bonus yang diberikan harus jelas
  10. Hadiah atau penghargaan yang diberikan kepada orang berprestasi tidak hura-hura

Banyak pendapat tentang bisnis MLM sehingga tidak bisa dikatakan bisnis ini haram atau halal. Perusahaan MLM yang bergabung di APLI, belum tentu sesuai syariah. Perusahaha yang sesuai syariah harus ada sertifikat syariah atau bukti ke halalan, yang dapat dipertanggungjawabkan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Keuntungan dan Kerugian Bisnis MLM

bisnis multi level marketing adalah

Semua bisnis memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing, termasuk bisnis multi level marketing (MLM). Di bawah ini, ada beberapa keuntungan dan kerugian bisnis MLM yang harus kamu ketahui.

Keuntungan bisnis multi level marketing (MLM)

  1. Produk MLM unik
  2. Proses bergabung menjadi anggota MLM cepat dan gampang
  3. Tidak ada batasan usia
  4. Bisnis MLM bisa dijadikan bisnis sampingan
  5. Mempunyai antusias dan memotivasi yang tinggi

Kekurangan bisnis multi level marketing (MLM)

  1. Kebanyakan bisnis MLM tidak bertahan lama
  2. Produk MLM lebih mahal
  3. Anggota MLM suka memaksa
  4. Beda tingkatan beda keuntungan
  5. Banyak janji besar hanya omong kosong
  6. Perekrutan hanya menjelaskan keuntungan dan tidak menjelaskan kerugian

Tips dalam Berbisnis MLM

apa itu bisnis network marketing

Sekarang bermunculan bisnis MLM yang sering melakukan penipuan. Jadi, kamu harus hati-hati dalam memilih bisnis MLM. Agar terhindar dari penipuan, ada beberapa tips untuk memilih bisnis MLM yaitu :

1. Perusahaan tersebut memiliki surat izin usaha dan perdagangan langsung (SIUPL)

Surat Izin usaha dan perdagangan langsung di keluarkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Cara mendapat SIUPL harus melengkapi syarat-syarat yang ditentukan oleh BKPM. Jika ada perusahaan MLM hanya memiliki surat izin usaha dan perdagangan (SIUP), perusahan tersebut dianggap ilegal. Dikarenakan tidak memenuhi peraturan resmi pemerintah tentang MLM.

2. Perusahaan multi level marketing (MLM) tersebut terdaftar dalam Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI)

Tidak semua perusahaan MLM dapat bergabung dengan APLI. Perusahaan MLM yang bergabung dengan APLI, berarti perusahaan tersebut resmi karena sudah memenuhi persyaratan dan kode etik yang disusun oleh APLI dan pemerintah.

3. Produk dan harga produk harus jelas

Perusahaan MLM produk yang dijual harus jelas misalnya kosmetik, pakaian, obat-obatan, dan lain-lain. Harga produk dan kualitas produk juga harus sesuai.

4. Pilih perusahaan MLM yang memiliki banyak produk

Untuk dapat mempermudah penjualan produk dan mencari downline. Pilihlah perusahaan yang menjual kebutuhan sehari-hari. Agar kamu dapat menawarkan bermacam-macam barang. Kalau bisa sebelum bergabung lihat kualitas produk-produk tersebut.

5. Pilih perusahaan MLM yang mempunyai sistem adil bagi semua member

Ada beberapa perusahaan multi level marketing, hanya menguntungkan bagi orang yang duluan bergabung dari pada orang yang baru bergabung. Seharusnya, perusahaan multi level marketing sebisa mungkin membuat membernya mendapat keuntungan, asal upline dan downline mau berusaha.

6. Pilihlah perusahaan MLM yang diterima di pasar nasional

Kamu sebaiknya memilih perusahan multi level marketing yang sudah berskala nasional dan produk-produknya diterima oleh masyarakat luas. Kalau perusahaan multi level marketing belum masuk skala nasional, kamu harus hati-hati.

7. Promotor (upline) mau membantu bawahannya (downline) untuk berkembang

Salah satu sistem kesuksesaan MLM yaitu promotor (upline) mampu membantu bawahannya (downline) untuk berkembang, bantuannya berupa pembinaan dan mengajarkan ilmu marketing. Kalau ada upline yang tidak aktif dan tidak membantu downline, hanya mengandalkan downline. Sebaiknya kamu tidak memilih perusahaan tersebut

8. Pilihlah perusahaan MLM yang distributornya memiliki sistem keberhasilan yang baik

Kamu sebaiknya memilih perusahaan MLM yang distributornya memiliki keberhasilan yang baik. Keberhasilan yang dapat dilihat dari perusahaan tersebut, banyak mencetak orang untuk berhasil. Selain itu, juga di tandai dengan memberikan buku kepribadian, video motivasi, dan pertemuan-pertemuan yang bisa dihadiri.

Jika kamu ingin menjalankan bisnis multi level marketing, kamu harus mencari tahu dan membaca segala informasi tentang bisnis MLM dan perusahaannya. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan komentar